KITAINDONESIASATU.COM -Dr. Helmi Budiman, calon Bupati Garut dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Pilkada 2024, memiliki perjalanan politik yang penuh warna dan inspiratif.
Kisahnya pun menegaskan bahwa terjun ke politik tidak selamanya harus berbekal modal uang yang kuat. Tekad dan kemauan –selain garis hidup, tetap berbicara.
Kisah Helmi Budiman, contohnya.
Kisah awalnya di dunia politik dimulai pada Pilkada 2008, saat ia mendapatkan kepercayaan mendadak untuk maju sebagai calon wakil bupati.
Pada waktu itu, Helmi baru menjabat sebagai Ketua DPD PKS di Kabupaten Garut dan merasa bahwa pengalaman politiknya masih sangat minim.
Sebelum pencalonannya, PKS sebenarnya telah mempersiapkan dua kader, yaitu Ustadz Ahab Sahabuddin dan Ustadz Hilman, untuk maju dalam Pilkada Garut 2028.
“Saat itu, saya tidak mengharapkan untuk maju karena saya tahu bahwa partai sudah menyiapkan calon lain,” kata Helmi.
Namun, takdir berputar saat menjelang penutupan pendaftaran.
PKS saat itu mengadakan silaturahmi dengan Dedi Suryadi Sutarsa, politisi dari PPP yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Garut.

