KITAINDONESIASATU.COM – Anggota DPRD DKI Jakarta, Andri Santosa menyoroti bantuan sosial seperti program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tidak tepat sasaran akibat Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Hal itu dia sampaikan lantaran banyak menerima keluhan dari warga terkait bantuan sosial yang diberikan Pemprov DKI.
Andri pun berjanji akan memperjuangan hak kesejahteraan warga Jakarta selama lima tahun kedepan dirinya menjadi dewan.
“Kita akan perjuangkan kesejahteraan warga, terutama tentang bantuan sosial. Seperti Kartu Jakarta Pintar. Karena banyak sekali masyarakat tidak mampu tadinya menerima, sekarang jadi tidak menerima,” ujar Andri di Jakarta, Rabu (16/10).
Pria kelahiran Magelang 5 Juni 1986 itu juga mendapat keluhan dari para Lansia terkait bantuan sosial. Sebab, banyak yang sejak awal terdata sebagai penerima Kartu Lansia Jakarta (KLJ), namun namanya hilang.
“Kemarin saya turun ke lapangan, ketemu konstituen yang menyampaikan banyak sekali Lansia tidak mendapat haknya,” katanya.

