KITAINDONESIASATU.COM – Raksasa bank Thailand, Kasikornbank Public Company Limited (KBank), terus melakukan ekspansi bisnis di Indonesia, dengan strategi penguasaan secara tidak langsung lewat PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS).
Seperti di ketahui, KBank telah mengakuisisi Bank Maspion dua tahun lalu, tepatnya pada 2023, dengan porsi kepemilikan 84,55%.
Sementara itu, Presiden KBank Pipit Aneaknithi belum mau buka suara bank apa yang akan di ambil-alih.
“Persoalan ini sangat sensitif. Karena menyangkut ketahanan bank itu sendiri dan juga para pemegang saham,” kata Pipit, di kutip Jumat (18/10/2024).
Seperti di ketahui Bank Maspion, awalnya di dirikan Alim Markus pada 35 tahun lalu, tepatnya 6 November 1989, bermarkas di Surabaya, Jawa Timur.
Setahun kemudian, pada April 1990 Bank Maspion mendapat izin beroperasi sebagai sebuah bank umum, tepatnya di bulan April 1990.
Mulai beroparasi secara efektif sejak 31 Agustus 1990, dengan hanya memiliki 20 karyawan dan bermodal awal Rp 33 miliar.
Seiring perkembangannya, di tanggal 28 Juli 1995, Ali Markus yang di kenal sebagai pengusaha di bidang peralatan elektronik rumah tangga, berhasil menjadikan Maspion Bank sebagai bank devisa.
Pada 11 Juli 2013, bank milik pengusaha kelahiran 24 September 1951, ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia.






