Opini KitaInovasiUMKM

Pemberdayaan Difabel Desa Cimareme: Mengubah Bambu Menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan

×

Pemberdayaan Difabel Desa Cimareme: Mengubah Bambu Menjadi Peluang Ekonomi Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini
Difabel
Tim PkM Universitas INABA

KITAINDONESIASATU.COM – Di Desa Cimareme, Kabupaten Bandung Barat, masyarakat difabel menghadapi tantangan besar berupa keterbatasan akses terhadap pelatihan teknis, pasar, dan teknologi. Namun, melalui program pengabdian masyarakat yang digagas oleh Universitas Indonesia Membangun, difabel di desa ini kini mendapatkan peluang untuk meningkatkan kemandirian ekonomi melalui inovasi berbasis keterampilan dan teknologi.

IMG 20241129 172045
FGD Pengabdian Kepada Masyarakat, bersama Ketua Kelompok Difabel VirageAwie

Program ini, yang berlangsung dari Januari hingga Desember 2024, fokus pada pelatihan intensif pembuatan speaker bambu “Awietronix,” produk inovatif yang menggabungkan desain lokal dengan kualitas akustik modern. Peserta juga dilatih untuk memanfaatkan platform pemasaran digital yang dirancang agar ramah difabel guna memperluas pasar produk mereka.

Picsart 24 11 29 17 17 08 383
Produksi Produk AwieTronix sebelum PkM masih menggunakan peralatan sederhana

Sebagai salah satu pencapaian utama, website Virageawie.com diluncurkan untuk mendukung strategi pemasaran digital. Website ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan brand awareness produk tetapi juga dirancang ramah difabel, dilengkapi fitur aksesibilitas seperti teks dengan suara untuk membantu pengguna tunanetra. Peluncuran website ini menandai langkah besar dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk kerajinan lokal.

unnamed08
Penandatanganan MoU dengan Ketua Kelompok Difabel VirageAwie, Dip.Ing Adang Muhidin, S.T

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *