Anak Mengelabui Batas Usia, Risiko Semakin Besar
Banyak anak sengaja mengubah data usia demi bisa mengakses aplikasi atau game yang sebenarnya tidak sesuai dengan usia mereka.
Tanpa pengetahuan dan pendampingan orang tua, mereka cenderung:
-Membagikan data pribadi secara sembarangan
-Menjadi target cyberbullying atau penipuan digital
-Tertarik pada tantangan atau konten viral yang berbahaya
Sayangnya, minimnya komunikasi antara anak dan orang tua soal aktivitas online justru memperburuk situasi ini.
Peran Orang Tua dan Regulasi Pemerintah Sangat Diperlukan
Menanggapi kondisi ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong orang tua untuk lebih aktif terlibat dalam dunia digital anak.
Bukan dengan kekerasan, melainkan melalui pendekatan yang menciptakan dialog terbuka dan edukatif.




