Opini Kita

Mengapa Banyak Bisnis Gagal Berkembang/Bertahan

×

Mengapa Banyak Bisnis Gagal Berkembang/Bertahan

Sebarkan artikel ini
Dr. Mochammad Mukti Ali ST., M.M Rektor INABA Bandung
Dr. Mochammad Mukti Ali ST., M.M Rektor INABA Bandung

7-Eleven masuk ke Indonesia dengan konsep convenience store yang juga menjadi tempat
nongkrong. Namun, mereka tidak memahami bahwa mayoritas masyarakat Indonesia lebih
memilih minimarket seperti Indomaret dan Alfamart yang menawarkan harga lebih murah
dan lokasi yang lebih banyak. Setelah beberapa tahun beroperasi, 7-Eleven akhirnya bangkrut
di Indonesia pada 2017 karena gagal memahami bahwa sebagian besar konsumennya hanya
datang untuk nongkrong, bukan membeli barang dalam jumlah besar.

Gagal memahami siapa target konsumennya bisa menjadi penyebab utama kegagalan sebuah
bisnis. Kegagalan memahami target konsumen bisa terjadi dalam berbagai bentuk, seperti
salah menargetkan segmen pasar, gagal memahami kebiasaan belanja, atau tidak beradaptasi
dengan tren yang berkembang. Tanpa strategi yang jelas berdasarkan kebutuhan dan perilaku
pelanggan, perusahaan bisa kehilangan relevansi dan akhirnya kalah dari pesaing yang lebih
memahami pasar. Jika sebuah perusahaan tidak bisa menyesuaikan diri dengan kebutuhan
konsumennya, maka mereka akan kehilangan daya saing dan akhirnya gulung tikar.

Kesimpulan yang bisa kita ambil dalam kasus-kasus diatas, bahwa Perusahaan yang ingin
bisnisnya berkembang/ bertahan maka perlu memahami faktor-faktor yang btelah diuraiakn
diatas yaitu; selalu menghadirkan TUHAN dalam menjalankan bisnis/usaha, FOKUS
terhadap proses bisnis dari Input-Proses-Output-Outcome, mempunyai KEUNIKAN,
KONSISTEN dalam menghadirkan Tuhan dan menjalankan Fokus serta menjaga
Konsistensi, dan harus MENGETAHUI SIAPA KONSUMEN kita. ****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *