Suroto
Ketua Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES)
KITAINDONESIASATU.COM – Dunia hari ini memang banyak yang terkena efek myopik untuk melihat sesuatu itu hanya yang dekat dengannya, seperti melihat koperasi dalam keseharian yang hanya dipahami sebagai organisasi – mikro, bahkan hanya sebagai jenis-jenis badan usaha semata.
Padahal, koperasi itu bukan hanya urusan imanen, penuhi kebutuhan pragmatis sehari-hari tapi juga yang spiritual, transendental…penuhi kewajiban alam untuk ciptakan keadilan dan kemanusiaan…
Koperasi desa yang dari sejak awal bertentangan dengan prinsip dan nilai koperasi seperti kemandirian, otonomi, demokrasi, partisipasi sadar warga sebagai kekuatan koperasi agar langgeng, justru sesungguhnya berfungsi meruntuhkan ideologi koperasi. Ciptakan koperasi palsu, quasi koperasi.
Negara yang ciptakan tekanan struktural untuk melegitimasi Koperasi Desa yang top down dan koersif, memaksa sebagai bentuk koperasi itu sudah cacat dari sejak dikonsep dan teori. Sehingga tak layak disebut sebagai koperasi. (*)




