… lanjutan Kritik Nietzsche
Nietzsche tidak sedang mengajak masyarakat untuk menjadi ateis. Ia justru tengah memperingatkan: jika ingin ‘menghilangkan Tuhan’, kalian harus siap untuk menciptakan nilai-nilai baru. Manusia harus bisa untuk menjadi ‘Ubermensch’ yang mampu menciptakan makna hidupnya sendiri.
Ini bukan tentang percaya atau tidaknya manusia terhadap Tuhan, melainkan tentang bagaimana manusia agar dapat memaknai kehidupan dunia yang semakin kompleks.
Jika saja kita mencoba untuk lebih kritis, mungkin kita dapat memaknai sebuah gagasan dengan sudut pandang yang berbeda. Sebagai contoh, ketika John Lennon mengucapkan kalimat “Kami lebih terkenal dari Tuhan” yang kontroversial, bisa saja tujuannya bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk menyindir orang-orang yang telah banyak ‘meninggalkan’ Tuhan.
Semoga artikel ini bermanfaat dan menambah wawasan untuk kita semua.
(BiiHann ^^)




