… lanjutan Film I Not Stupid Too 2
Sesampainya disana Tom hanya mendapatkan amarah ayahnya yang memuncak karena menganggap bahwa semalam Tom lah yang merusak laptopnya serta melihat Tom yang ada di kantornya pada saat jam sekolah. Dalam blognya Tom menceritakan bahwa ia merasa bingung tentang apalagi yang harus dia lakukan agar orang tuanya merasa senang.
Film I Not Stupid Too 2 ini meng-highlight seberapa penting apresiasi dalam kehidupan anak yang justru banyak orang tua atau bahkan guru di sekolah yang lupa akan hal itu. Ada 2 guru yang diceritakan dalam film ini, yang pertama yaitu Pak Fu yang terkenal suka memarahi murid-muridnya, seperti pada saat Chengcai yang berusaha mengerjakan PR untuk pertama kalinya tetapi malah dimarahi karena masih banyak kesalahan dan tetap dihukum karena anak yang biasa saja bukan merupakan murid favorit di kelasnya.
Berbanding terbalik dengan Pak Fu, Pak Hao selalu mengapresiasi semua muridnya bahkan dengan nilai yang tidak bagus sekalipun, seperti ia tidak memarahi muridnya yang mendapatkan nilai 10 tetapi mengapresiasinya karena berhasil menaikan 2 poin nilai dari minggu sebelumnya, Pak Hao juga memberikan hadiah kepada muridnya yang meningkatkan nilainya dari 25 ke 30 atau dari 35 ke 40.
Apresiasi yang diberikan oleh Pak Fu berdampak baik bagi murid-muridnya, dengan menghargai usaha mereka maka murid tidak akan takut untuk salah dan akan selalu mau untuk belajar. Memang seharusnya setiap orang bisa mengubah cara pandang mereka terhadap sesuatu khususnya apa yang dimiliki oleh anak-anak, seperti berfokus pada bakal mereka bukan pada kekurangannya agar kita sebagai orang dewasa bisa berkomunikasi dengan baik, bahwa berbicara dengan anak itu ada seninya. Menganggap bahwa pertunjukan tidak lebih penting dari belajar adalah sesuatu yang keliru, karena dari pertunjukanlah anak juga bisa belajar banyak hal, seperti berani tampil dan percaya diri didepan banyak orang, belajar bekerja sama dengan tim, dan masih banyak lagi.
Pada saat Chengcai dikeluarkan dari sekolahnya karena bertengkar dengan Pak Fu, ayahnya marah besar dan merasa gagal mendidik anak, tetapi ayahnya bertemu dengan temannya dan menanyakan kapan terakhir ayahnya memuji Chengcai? Kapan terakhir kali mengatakan I love you? Menurut temannya, jangan pernah sepelekan 3 kata ajaib tersebut karena itulah yang terpenting untuk anak-anak.
Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa pola asuh sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosional anak, salah satunya terbukti dengan Chengcai dan Tom yang selalu membangkang di sekolah, tidak mengerjakan pekerjaan sekolahnya, bahkan hingga salah satunya dikeluarkan dari sekolah karena tertangkap membawa CD film dewasa dan berkelahi dengan Pak Fu.
Pola asuh otoriter yang diterapkan oleh orang tua yang ada dalam film ini mengakibatkan anak menjadi ragu-ragu dalam bertindak, suka membangkang, menentang orang tua, hal tersebut terjadi karena tuntutan orang tua terhadap anak yang terlalu keras, adanya pemaksaan untuk melakukan sesuatu secara terus menerus, sehingga berakibat buruk terhadap perilaku anak baik di rumah maupun di sekolah.


