Catatan tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir, termasuk kemenangan 2-1 atas Bali United dan Persebaya, menunjukkan mental juara tim.
Trisula David da Silva, Ciro Alves, dan Saddil Ramdani, yang baru bergabung, menjadi tumpuan lini serang, didukung kreativitas Beckham Putra dan Marc Klok di lini tengah.
Dukungan puluhan ribu Bobotoh di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) juga menjadi faktor kunci.
Persib tak terkalahkan dalam empat laga kandang terakhir (tiga menang, satu imbang), dan laga melawan PSS Sleman malam ini diprediksi akan kembali menjadi “neraka” bagi lawan.
Namun, Hodak memperingatkan timnya untuk tidak lengah, karena PSS, yang terancam degradasi dengan 22 poin, akan bermain habis-habisan untuk bertahan di Liga 1.
Tantangan Persib: Jangan Lengah!
Meski peluang juara sangat besar, Persib tidak boleh terlena. Mantan bek timnas Indonesia, Otavio Dutra, dalam podcast Bicara Bola by Akmal, mengingatkan bahwa Dewa United tetap berbahaya dengan permainan atraktif mereka.
Filosofi menyerang Jan Olde Riekerink, ditopang pemain seperti Egy Maulana Vikri, Alexis Messidoro, dan Taisei Marukawa, membuat Dewa United mampu mengalahkan tim besar, termasuk Persib, Persija, dan Persebaya.
Selain itu, laga tandang melawan Malut United pada 2 Mei 2025 bisa menjadi ujian berat.
Malut, yang baru saja mempermalukan Dewa United, memiliki pemain-pemain kunci seperti Yakob Sayuri dan Chechu Meneses, serta motivasi tinggi untuk masuk empat besar.


