Opini Kita

Apakah Menaikkan Uang Kuliah Pada Perguruan Tinggi Negeri Akibat Effisiensi Anggaran Menjadi Satu-Satunya Solusi?

×

Apakah Menaikkan Uang Kuliah Pada Perguruan Tinggi Negeri Akibat Effisiensi Anggaran Menjadi Satu-Satunya Solusi?

Sebarkan artikel ini
Dr. Mochammad Mukti Ali ST., M.M Rektor INABA Bandung
Dr. Mochammad Mukti Ali ST., M.M Rektor INABA Bandung

Banyak potensi-potensi sumber daya baik sumber daya manusia maupun sumber daya dalam bentuk fasilitas yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan sumber pendapatan. Sebagai contoh; perguruan tinggi dapat bekerjasama sebagai konsultan maupun tenaga ahli pada badan usaha baik pemerintah maupun swasta. Perguruan tinggi juga dapat melakukan hilirisasi output dari kegiatan penelitian maupun pengabdian pada Masyarakat yang bisa dimanfaatkan oleh badan usaha.

Perguruan tinggi juga dapat mengoptimalkan laboratorium yang dipunya untuk mengerjakan pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan oleh Perusahaan pemerintah maupun Perusahaan swasta. Sudah pasti harus ada tata Kelola yang baik terkait dengan hasil pemanfaatan sumber daya tersebut yang dipergunakan untuk menutupi kekurangan anggaran yang disebabkan oleh adanya effisiensi anggaran oleh pemerintah.

Sudah saatnya, seluruh perguruan tinggi baik Negeri, perguruan tinggi Swasta dan badan usaha milik pemerintah maupun swasta untuk melakukan sinergi dalam bentuk sharing resources baik tenaga pengajar maupun fasilitas-fasilitas yang diperlukan, sehingga dapat menghemat biaya operasional maupun investasi.

Kemendiktisaintek dapat menjadi regulator dan fasilitator dalam pelaksanaan sharing resource antar perguruan tinggi dan dengan badan usaha. Sebagai contoh sharing laboratorium, sharing perpustakaan, sharing dosen, dan masih banyak hal lainnya.

Secara keilmuan, menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada Perguruan Tinggi Negeri bukanlah satu-satunya cara yang harus diambil, masih banyak cara yang bisa dilakukan sesuai dengan pepatah “Masih banyak jalan Menuju Ke Roma” dan “Tidak Ada Rotan, Akarpun Jadi”. Kata kuncinya adalah berfikir positif dalam bentuk inovasi dan kreativitas sebagai Masyarakat ilmiah.\

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *