KITAINDONESIASATU.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang diprediksi melanda sebagian besar wilayah Indonesia pada Selasa, 17 Februari 2026.
Fenomena ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan di wilayah barat dan selatan Indonesia.
Sejumlah provinsi ditetapkan dalam status Siaga, termasuk Aceh, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, serta Bali dan Nusa Tenggara. BMKG memperingatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat dan angin kencang berkecepatan hingga 21 knot.
Di Jakarta, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun merata sejak pagi hari, bertepatan dengan perayaan Tahun Baru Imlek.
Selain hujan lebat, BMKG juga merilis peringatan gelombang tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia bagian selatan Jawa dan Banten. Masyarakat diimbau waspada terhadap risiko bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor, serta menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang melanda.(*)


