KITAINDONESIASATU.COM – Komunitas Kolektif Paksa Bicara mengadakan Diskusi Publik bertajuk “Menakar Kekuatan Pasangan Calon Wali Kota Bogor di Pilkada 2024” di sebuah resto dan cafe di Jl. Sancang, Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu 17 November 2024.
Acara ini menghadirkan tiga narasumber yang ahli di bidangnya: Gusti Raganata dari peneliti SIGMAPHI, Bang Ucok, salah seorang pengamat sosial kota Bogor, dan Fajar Arif Budiman, peneliti Poldata. Diskusi ini menarik perhatian berbagai kalangan yang hadir sebagai tamu undangan.
Raksa Nasution, yang bertindak sebagai Moderator dari Paksa Bicara, menjelaskan bahwa tujuan dari diskusi ini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat Bogor dalam Pilkada.
“Masyarakat Bogor sekarang lebih terbuka dan lebih bisa berpartisipasi. Mereka memahami bahwa tolok ukur untuk memilih bukan hanya berdasarkan partai atau gender, tetapi lebih pada bagaimana mereka dapat berpikir kritis terhadap perkembangan dan proses Pilkada,” ujar Raksa, kepada kitaindonesiasatu.com.
Raksa menambahkan bahwa kegiatan ini tidak berhenti hanya di satu acara. “Kami melibatkan pakar untuk mengecek survei dan sebagainya, dengan harapan kegiatan ini tidak berhenti di sini. Kami merencanakan adanya volume berikutnya, di mana semua calon di kota Bogor yang mau menerima undangan akan dipersilakan untuk ‘dipaksa bicara’,” jelasnya.
Raksa juga menyoroti peningkatan partisipasi dalam acara ini. “Meskipun pada volume pertama tidak semua masyarakat hadir karena hujan, sekarang partisipasinya meningkat lebih dari 50%, bahkan mendekati 80%.
Kami berharap di volume ketiga nanti, masyarakat yang hadir akan semakin banyak. Rencana kami untuk volume ketiga adalah menyiarkan acara secara live streaming dan mempostingnya di media sosial agar masyarakat bisa berpartisipasi lebih aktif,” tuturnya. (Nicko)
Caption:
Diskusi Publik Paksa Bicara bertajuk Menakar Kekuatan Pasangan Calon Wali Kota Bogor di Pilkada 2024 (KIS/NICKO)


