KITAINDONESIASATU.COM – Sebelum menerima mandat sebagai Ketua Dewan Syura PKB, Wakil Presiden Ma’ruf Amin menetapkan syarat.
Dalam pidatonya, Wapres menekankan bahwa posisi Dewan Syura harus ditempatkan sesuai dengan perannya yang strategis,
“Saya menetapkan syarat yang penting, yaitu Dewan Syura harus dioptimalkan fungsinya. Semua keputusan strategis harus dibuat melalui musyawarah Dewan Syura bersama Ketua Umum,” demikian penggalan pidato Wapres Ma’ruf di Bali pada hari Minggu, 25 Agustus 2024.
Menjelang akhir Muktamar, Wapres Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa penunjukan dirinya sebagai Dewan Syura PKB merupakan hasil desakan dari ulama dan tokoh-tokoh penting di partai tersebut.
Meski sebelumnya berencana pensiun dari politik nasional dan kembali ke pesantren setelah masa jabatannya berakhir pada 20 Oktober, Ma’ruf Amin akhirnya menerima kembali jabatan sebagai Ketua Dewan Syura PKB setelah permintaan para kiai dan ulama.
“Saya awalnya berniat kembali ke pesantren dan menikmati hari tua, namun permintaan para kiai membuat saya sulit menolak,” kata Wapres Ma’ruf, disambut tepuk tangan oleh kader PKB.
Menurut Sekretariat Wakil Presiden, penunjukan Ma’ruf Amin kembali sebagai Ketua Dewan Syura PKB menandai kembalinya tokoh senior ini ke jajaran pimpinan partai setelah 26 tahun tidak terlibat langsung dalam kepengurusan partai.- ***


