News

Wali Kota Bogor Dorong Sekolah Jadi Garda Depan Kendalikan Laju Penduduk

×

Wali Kota Bogor Dorong Sekolah Jadi Garda Depan Kendalikan Laju Penduduk

Sebarkan artikel ini
bogor 3
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyerahkan penghargaan kepada duta kependudukan tingkat SMP dan SMA pada acara SSK di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor. (KIS/ist)  1001395227.jpg

KITAINDONESIASATU.COM- Lonjakan jumlah penduduk yang tak terkendali dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi kualitas sumber daya manusia di masa depan. Karena itu, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya keterlibatan dunia pendidikan dalam upaya pengendalian penduduk melalui program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) sebagai langkah strategis menyiapkan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Dedie menuturkan, tantangan masa depan bukan hanya soal ekonomi dan teknologi, tetapi juga pada kemampuan daerah dalam mengendalikan jumlah penduduk agar tidak menimbulkan ketimpangan. Menurutnya, tanpa upaya serius, lonjakan penduduk bisa memicu persaingan ketat antar sumber daya manusia.

“Tingkat jumlah penduduk kalau tidak dikendalikan maka persaingan di antara sumber daya manusia itu tentu akan sangat ketat. Namun, program KB tidak cukup, perlu melibatkan sekolah untuk menurunkan informasi dan juga berbagi ilmu tentang kependudukan di tingkat sekolah,” ujar Dedie di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Rabu 22 Oktober 2025 kemarin.

Dalam kesempatan itu, Dedie memberikan apresiasi kepada sejumlah sekolah di Kota Bogor yang telah sukses melaksanakan program SSK hingga meraih status paripurna, serta menyerahkan penghargaan kepada para duta kependudukan dari tingkat SMP dan SMA.

Baca Juga  Pemimpin Harus Ukir Perubahan, Bukan Melukis di Atas Air

Ia berharap, SSK dapat menjadi sarana efektif bagi siswa untuk memahami pentingnya pengendalian penduduk sekaligus membangun kesadaran tentang pembentukan keluarga yang berkualitas.

“Peran siswa di SSK sendiri itu kan yang dimanfaatkan adalah teman sebaya ya. Menyampaikan sesuatu informasi melalui teman sebaya biasanya akan lebih efektif,” katanya.

Menurut Dedie, pengetahuan yang diberikan kepada para siswa melalui program SSK diharapkan dapat membentuk pola pikir tentang bagaimana keluarga berkualitas harus direncanakan dan dipersiapkan sejak dini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa SSK merupakan program nasional yang diimplementasikan hingga tingkat daerah. Kurikulumnya mencakup pemahaman tentang bonus demografi, ketahanan keluarga, kesehatan reproduksi, serta konsep membangun keluarga yang berkualitas.

Baca Juga  Riyan Ingatkan Pemkot Bogor, Bangunan Baru Tak Cukup, Pendidikan Harus Merata

Ia menyebut, sebanyak 20 sekolah tingkat SMP dan SMA di Kota Bogor telah mengikuti program SSK, dengan enam di antaranya berhasil mencapai status paripurna dan mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota.

“Tujuan SSK itu untuk mengintegrasikan pentingnya bagaimana kita memprioritaskan pembangunan keluarga dan kependudukan. Serta memberikan pemahaman kepada generasi penerus untuk paham dan mengerti apa itu bonus demografi,” pungkas Marse. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *