News

Wakapolrestabes Medan Kunjungi Orang Tua 3 Anak Korban Penikaman Tetangga

×

Wakapolrestabes Medan Kunjungi Orang Tua 3 Anak Korban Penikaman Tetangga

Sebarkan artikel ini
Kapolrestabes Medan AKBP Anhar Artia Rangkuti tak mampu membendung air matanya saat mendatangi rumah orang tua dari tiga anak korban penikaman yang dilakukan oleh tetangganya sendiri. (Ist)
Kapolrestabes Medan AKBP Anhar Artia Rangkuti tak mampu membendung air matanya saat mendatangi rumah orang tua dari tiga anak korban penikaman yang dilakukan oleh tetangganya sendiri. (Ist)

KITAINDONESIASATU.COM – Kapolrestabes Medan AKBP Anhar Artia Rangkuti tak mampu membendung air matanya saat mendatangi rumah orang tua dari tiga anak korban penikaman yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, 

Suasana haru pun menyelimuti suasana kediaman Rinaldi Simarmata (29) di Jalan Mesjid Gang Dahlia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. Yang kehilangan 2 anaknya sekaligus dan satu lagi dalam kondisi kritis.

Dihadapan Wakapolrestabes Medan Anhar Artia Rangkuti,  Rinaldi didampingi istrinya Hertawan Lawolo, menceritakan saat anaknya ke rumah sakit.  

“Saya bawa pakai mobil pribadi, dengan cara anakku ususnya terburai keluar. Saya gendong saya bawa sepanjang jalan, tidak saya pikirin yang penting anakku sampai aku pun ngak nabrak orang,” ucapnya dengan linangan air mata.

“Tidak bisa apa-apa aku, pak. Gagal aku jadi orangtua bawa anakku tidak bisa diselamatkan pada hal aku telah berusaha, tapi kenapa anakku tak bisa berusaha,” sambungnya.

Mendengar kisah itu, AKBP Anhar Arlia Rangkuti tak mampu menitikan air mata. Ia pun terlihat berungkali menyeka air matanya. Hal yang sama tampak juga terhadap Kasat Reskrim Kompol Jama Purba yang mendampingi dengan mata berkaca-kaca.

Saat itu dihadapan AKBP Anhar Arlia Rangkuti, Rinaldi berharap adanya rasa keadilan.

“Saya harap, saya mohon kepada Bapak berikanlah keadilan kepada kami, pak.Atas tindakan dia yang secara kejam banget. Melakukan pembunuhan berencana, pak,” katanya dengan penuh linangan air mata yang juga terjadi pada sang istri.

“Aku tidak akan dendam, aku pun ikhlas. Kalau pun aku balas dendam anak ku tak hidup,” kata Rinaldi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *