KITAINDONESIASATU.COM – Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) mengimbau calon jamaah haji furoda yang gagal berangkat tahun ini untuk mempertimbangkan jalur haji khusus (ONH Plus) sebagai alternatif yang lebih aman dan terjamin.
Sekretaris Jenderal Amphuri, Zaky Zakaria, mengatakan bahwa haji khusus menawarkan kepastian dalam hal visa dan layanan akomodasi dibandingkan jalur furoda yang kini tidak tersedia.
“Untuk jamaah yang batal berangkat lewat furoda, kami menyarankan beralih ke haji khusus yang lebih terjamin visa dan fasilitas hajinya,’’ ujarnya, Selasa, 3 Juni 2025.
Pernyataan ini muncul setelah otoritas Arab Saudi menutup penerbitan visa furoda untuk musim haji 1446 H/2025 M tanpa pengumuman resmi sebelumnya. Amphuri bahkan telah menemui Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada 25 Mei 2025 untuk klarifikasi, dan mendapatkan konfirmasi bahwa pengajuan visa baru untuk jalur furoda telah ditutup sepenuhnya.
Terkait pengembalian dana, Amphuri meminta seluruh anggotanya untuk mematuhi kesepakatan refund yang disepakati dengan jamaah. Umumnya, dana calon jamaah yang batal berangkat dikembalikan secara penuh tanpa potongan.
Namun, ia mengakui bahwa waktu pengembalian bisa bervariasi, karena sebagian penyelenggara masih menunggu proses refund dari pihak maskapai maupun hotel. Meski begitu, ia menegaskan bahwa yang membedakan antar-travel hanya pada skema dan durasi refund, bukan nominal pengembalian. (*)




