KITAINDONESIASATU.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan publik. Kali ini bukan karena kasus keracunan, melainkan menu makanan yang dinilai tidak layak konsumsi. Setelah sebelumnya viral kasus lintah dalam selada, kini ditemukan kecoa di dalam sajian MBG.
Temuan itu terungkap dari video berdurasi 49 detik yang diunggah akun Twitter @kemenkpk_ri pada 22 September 2025.
“Bapaknya kerja sampai mati, anak pertamanya digebukin isilop, adeknya keracunan mbg, Indonesia bebas orang miskin 2045 here we go,” tulis akun @kemenkpk_ri.
Dalam rekaman tersebut, tampak potongan ayam dengan kecoa di dalamnya, diduga berasal dari hidangan di SMAN 14 Batam. Video itu viral dengan lebih dari 61 ribu tayangan.
Unggahan itu langsung menuai banyak komentar warganet yang menilai program MBG gagal memberi manfaat. Beberapa menyebut siswa justru mengalami “trust issue” terhadap makanan sekolah, sementara yang lain menuding program ini hanya buang-buang anggaran triliunan rupiah tanpa hasil yang jelas.
“Program 1,2 T/ hari tersampah sepanjang masa. Bukannya jadi program yang di nanti anak sekolah, anak berubah jadi teror. Terlepas dapet vendor sampah/ vendor bener, anak sekolah udah keburu trust issue dan ketakutan yang ada. Hadeuh, udahlah berhenti jangan lanjut,” jelas akun @cupang_fish.
“Program yang dibuat untuk masalah yang diada-adakan. Dari dulu anak-anak itu aman-aman aja soal makannya, datang program ini malah keracunan. Sampah memang, kayak yang dibilang rakyat kemarin ‘jangan ganggu kemiskinan kami’ sebetulnya miskin doang, sekarang malah miskin dan keracunan,” tandas akun @rogue_mercenary terkait dengan hidangan MBG berisi kecoa tersebut. (*)



