NewsBerita Utama

VIRAL! Video Korban Banjir di Sibolga Minta Maaf Usai Menjarah Minimarket: Kami Tidak Ada Uang

×

VIRAL! Video Korban Banjir di Sibolga Minta Maaf Usai Menjarah Minimarket: Kami Tidak Ada Uang

Sebarkan artikel ini
Pria korban banjir di Sibolga (Instagram @brorondm)
Pria korban banjir di Sibolga (Instagram @brorondm)

KITAINDONESIASTATU.COM – Sebuah video pengakuan dari seorang pria korban banjir di Sibolga, Sumatera Utara, tengah ramai beredar di media sosial.

Dalam video itu, pria korban banjir di Sibolga tersebut menyampaikan permohonan maaf karena ikut melakukan penjarahan di salah satu minimarket saat wilayahnya terdampak banjir dan longsor.

Pria yang tidak disebutkan identitasnya itu mengungkapkan bahwa aksinya dilakukan karena kondisi darurat yang memaksa dirinya mencari makanan untuk keluarga.

Ia mengaku hanya mengambil beberapa barang kebutuhan pokok.

Pernyataan Maaf Korban Banjir di Sibolga

“Kepada pemilik Alfamart sebelumnya saya minta maaf, karena saya juga salah satu orang yang menjarah toko Alfamart tersebut,” ujarnya melalui video yang diunggah akun Instagram @brorondm.

Baca Juga  Polisi Ungkap Fakta Baru di Balik Penyekapan Tangsel, Otak Utama hingga Eksekutor Terkuak

Ia kemudian menegaskan bahwa tidak memiliki maksud untuk merusak atau mengambil keuntungan pribadi. Menurutnya, kejadian itu terjadi karena kekurangan bahan makanan dan tidak adanya bantuan yang diterima.

“Saya sebenarnya tidak ada niat untuk berbuat itu, cuman karena keterbatasan makanan yang kami miliki, kami juga terjebak banjir,” tuturnya.

Lebih lanjut, ia bercerita bahwa tindakan tersebut terpaksa dilakukan karena keluarganya hampir tidak makan selama beberapa waktu.

“Kami juga tidak ada uang untuk membeli, tidak ada bantuan sama sekali, akhirnya saya ikut mengambil juga,” katanya.

Baca Juga  Viral Mamah Muda Ini Disebut Mirip Ariel Tatum Tatum Tapi Versi Gemoy !

Dalam akhir videonya, pria tersebut mengaku siap bertanggung jawab.

Pria korban banjir di Sibolga berjanji akan mengganti seluruh barang yang telah diambil jika kondisi lingkungan dan perekonomian keluarganya sudah kembali pulih.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *