News

Uya Kuya Kena Omel Warga Los Angeles, Warganet: Uya Kuya Orang India Bukan Indonesia

×

Uya Kuya Kena Omel Warga Los Angeles, Warganet: Uya Kuya Orang India Bukan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Uya Kuya Kena Omel Warga Los Angeles, Warganet: Uya Kuya Orang India Bukan Indonesia
Tangkapan Layar X

KITAINDONESIASATU.COM – Uya Kuya membuat heboh warganet Indonesia dan dunia karena ia membuat konten di depan rumah bekas kebakaran di Los Angeles namun kena tegur sang pemilik rumah.

Sang pemilik rumah tak terima dan menganggap Uya Kuya kurang empati karena membuat konten di depan rumah yang sedang terkena musibah.

Sang pemilik rumah yang berada di Altadena, Los Angeles langsung merekam kegiatan Uya Kuya tersebut dan mengunggahnya di TikTok pribadinya bernama @camr1517.

Lantas video tersebut pun menuai banyak komentar dari warganet Indonesia, karena menganggap Uya Kuya melakukan tindakan yang memalukan untuk Indonesia.

Bahkan ada warganet yang berkomentar tak mengakui Uya Kuya sebagai warga Indonesia tetapi sebagai orang India.

image 2

Namun usai video ini viral, Uya Kuya memberikan Klarifikasi di Instagram @king_uyakuya.

Ia meminta maaf atas kegaduhand an kesalahan yang ia lakukan dan ia berharap ini menjadi pembelajaran untuk dirinya.

Kemudian Uya Kuya memberikan klarifikasi yang panjang di dalam postingannya tersebut.

Ia mengatakan kalau video konten tersebut akan digunakan untuk memberikan informasi yang valid pada masyarakat Indonesia dan juga merupakan permintaan dari Wartawan indonesia.

“Video itu dibuat atas permintaan teman-teman wartawan di Indonesia yang ingin melihat kondisi nyata di sana karena banyak video hoaks dan berbasis AI tentang kebakaran,” kata Uya melalui pesan singkat, Minggu (19/1).

Uya juga menegaskan bahwa lokasi pengambilan video berada di jalan umum, bukan di pekarangan rumah korban. Namun, saat pemilik rumah datang dan menyatakan keberatannya, mereka segera menghentikan rekaman dan menghapus video tersebut.

Lebih lanjut, Uya menduga teguran tersebut terjadi karena adanya kesalahpahaman. Ia menyebut pemilik rumah mungkin tidak memahami bahasa Indonesia yang digunakan selama wawancara berlangsung.

Uya juga mengungkapkan bahwa situasi di lokasi kebakaran diperkeruh dengan adanya isu penipuan. Beberapa pihak diduga berpura-pura menjadi korban kebakaran untuk menggalang donasi palsu.

Uya dan Astrid memastikan bahwa video yang mereka rekam telah dihapus dan tidak akan diunggah. Mereka juga telah meminta maaf kepada pemilik rumah atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Dan di akhir klarifikasinya ia kembali meminta maaf dan akan belajar dari kesalahan yang ia lakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *