NewsBerita Utama

Update Korban Bangunan Roboh Al Khoziny Sidoarjo Jadi 37 orang Tewas, Puluhan Masih Tertimbun Puing

×

Update Korban Bangunan Roboh Al Khoziny Sidoarjo Jadi 37 orang Tewas, Puluhan Masih Tertimbun Puing

Sebarkan artikel ini
evakuasi2
Alat berat dikerahkan untuk mengevakuasi korban yang tertimbun bangunan yang roboh di Ponpes Al Khoziny Buduran Sidoarjo. foto: istimewa

KITAINDONESIASATU.COM – Jumlah korban tewas ambruknya bangunan Ponpes Al Khosiny terus bertambah hingga hari ini sudah tercatat 37 orang tewas, Minggu (5/10/2025).

Hingga hari ini korban dari santri yang dinyatakan meninggal dunia berjumlah 37 orang sementara puluhan lainnya diduga masih tertimbun puing.

Pencarian oleh tim SAR gabungan terus dilakukan tanpa henti selama 24 jam secara bergantian di area reruntuhan bangunan yang ambruk menimpa ratusan santri yang sedang sholat azar pada Senin (29/9/2025) lalu.

Kepala SAR Surabaya, Nanang Sigit mengungkapkan proses pembersihan material reruntuhan bangunan sudah mencapai 75 persen, masih ada beberapa zona di A1 yang belum bisa diangkat karena konstruksi masih labil dan membahayakan.

Tim SAR terus bekerja keras dalam melakukan evakuasi dengan hati-hati menggunakan alat berat yang berjumlah ratusan personil gabungan dan relawan.

Setiap upata pencarian yang menggunakan peralatan khusus dipantau dengan ketat untuk mencegah terjadinya runtuhan yang justru akan membahayakan keselamatan petuhas SAR.

Dari 37 korban yang dinyatakan meninggal dunia 5 di antaranya telah berhasil diidentifikasi sementara 32 jenazah masih dalam proses identifikasi tim DVI Polda Jatim di RS Bahayangkara Polda Jatim.

Berikut identitas korban yang berhasil diidentifikasi hingga Minggu (5/10/2025):

  1. Maulana Alfan Ibrahimavic (15)
    warga Bangkalan, domisili Bongkaran, Pabean Cantikan, Surabaya
  2. Mochammad Mashudulhaq (14)
    warga Kalikendal, Dukuh Pakis, Surabaya
  3. Muhammad Soleh (22)
    warga Tanjung Pandan, Bangka Belitung
  4. Rafi Catur Octa Multa (17)
    warga Putat Jaya, Surabaya
  5. M. Agus Ubaidillah (14)
    warga Gresik Gadukan, Morokrembangan, Surabaya
  6. Firman Nur (16)
    warga Tembok Lor 3, Surabaya
  7. Muhammad Azka Ibadurrahman (13)
    warga Jalan Randu Indah 14, Surabaya
  8. Daul Millal (15)
    warga Jalan Sidokapasan 8, Surabaya

Sementara 29 jenazah lainnya diketahui belum teridentifikasi atau sedang proses indentifikasi DNA di RS Bhayangkara Polda Jatim.

Disebutkan dari hasil evakuasi hingga pencarian hari ke-7 pada Minggu (5/10/2025) dini hari berhasil dievakuasi 11 korban tambahan berasal dari sektor A3 dan A4.

Dari perhitungan sementara dengan penambahan jumlah korban tersebut total korban tercatat sebanyak 141 orang terdiri dari 104 orang berhasil selamat dan 37 meninggal dunia. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *