“Di Jalan Bangbarung dan Jalan Pemuda, pipa lama menjadi prioritas pada tahun 2025 ini,” lanjut Ardani.
Ardani juga mengungkapkan bahwa Perumda Tirta Pakuan akan menambah 50 titik kritis pada tahun 2025 untuk mendeteksi gangguan atau kebocoran di wilayah tertentu.
Selain itu, untuk kontinuitas pengaliran, pipa berdiameter besar akan dipasang dari Jalan Sudirman hingga Reservoir Merdeka guna mengatasi masalah pengaliran di Jalan Dokter Sumeru, Cilendek, Yasmin, dan sekitarnya.
“Kami berharap pengaliran bisa berlangsung 24 jam dengan pemasangan pipa dari Patung Narkoba Jalan Sholeh Iskandar hingga Delima Jaya, untuk mengatasi masalah di wilayah Tanah Sareal seperti Sukadamai, Cimanggu, Bukit Cimanggu City, dan wilayah lainnya yang belum 24 jam. Kami berupaya agar target pemenuhan kontinuitas 24 jam pada tahun 2025 dapat tercapai,” pungkas Ardani. (Nicko)

