– Selasa: Mari Santap Singkong (Masasi)
– Rabu: Rabu Cihuy, Cinta Tahu dan Singkong (Cintahuy)
– Jumat: Jumat Sori Tu Say Bu, akronim dari Sok Riryungan Tuang Sayur Buah
“Data dari BPS menunjukkan pola konsumsi pangan masyarakat Bogor, khususnya umbi-umbian dan sayur-buah, masih jauh dari angka ideal. Tahun 2024 lalu, konsumsi umbi baru 37 gram per kapita per hari dari ideal 95 gram. Ini alarm bagi kita semua,” kata Rosi.
Ia menekankan, melalui rangkaian kegiatan ini, DKP ingin mengajak semua elemen baik masyarakat umum, perangkat desa, hingga lembaga pemerintah untuk terlibat aktif dalam mendukung konsumsi pangan lokal. Bahkan, lanjut Rosi, pihaknya mendorong agar menu rapat dan konsumsi dinas juga mengutamakan olahan berbasis bahan lokal.
“Gerakan ini tidak bisa berdiri sendiri, perlu sinergi lintas sektor agar masyarakat bisa lebih sadar, paham, dan terbiasa mengonsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi,” tutupnya. (Nicko)


