KITAINDONESIASATU.COM – Peristiwa tercecernya uang tunai hingga Rp300 juta di jalanan Depok sempat menyita perhatian publik. Uang tersebut ternyata merupakan hasil pencurian yang digagalkan oleh kesigapan warga sekitar, yang berhasil menangkap pelaku di lokasi kejadian.
Insiden berawal dari seorang korban pencurian yang baru saja menarik uang dari bank. Korban menggunakan mobil Toyota Rush dan berangkat dari rumah sekitar pukul 09.00 WIB, kemudian menyelesaikan transaksinya pada pukul 11.30. Dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Pengasinan, seorang pengendara motor memberi tahu bahwa ban mobil korban bocor. Ia lalu menepi di bengkel Final Gear di Bojongsari. Saat korban turun untuk mengecek ban, dua orang pelaku tiba-tiba mengambil tas dari dalam mobil.
Aksi tersebut diketahui oleh saksi mata dan langsung terekam kamera. Video kejadian diunggah oleh akun Instagram @depok24jam pada Kamis, 10 Juli 2025. Dalam tayangan terlihat warga segera mengamankan pelaku berinisial RS dan NU, serta mengumpulkan uang yang sempat berserakan di jalan.
“Sebagian uang hasil kejahatan sempat berhamburan di jalan, namun petugas dan warga berhasil mengamankan uang tunai sebesar Rp138.300.000,” tulisnya dalam keterangan unggahan.
“Sementara itu, kerugian korban masih cukup besar yakni mencapai Rp161.700.000,” sambungnya.
Netizen pun menyoroti fakta bahwa masih ada uang yang belum kembali ke tangan korban. Beberapa komentar mencurigai bahwa sisa uang itu diambil oleh warga yang memanfaatkan situasi.
“Sisa 161.700.000-nya, dibawa kabur si pelaku kah atau diambil warga kah ketika berserakan di jalan??” tanya @badia.damanik.
“Plot twist: yang mungutin komplotan dari pelaku,” duga @zulfikar14_.
“Buat kalian yang ambil uang berserakan itu. Kalau kalian baca ini. Gua cuma mau ingetin, Tuhan gak tutup mata, Dia bisa ambil rejeki kalian seketika. Merampas rejeki orang yang sedang dalam kesulitan itu, gak punya adab sama sekali. Miris,” ujar @karz.ten.
Kapolsek Bojongsari, Kompol Fauzan Thohari, menyampaikan bahwa dua pelaku telah diamankan dan dibawa ke kantor polisi untuk proses lebih lanjut.


