KITAINDONESIASATU.COM – Turis asal China tewas di sebuah hostel murah di kawasan Canggu, Kuta Utara, Badung, Bali, pada Jumat 21 November 2025.
Turis asal China tewas itu menarik perhatian setelah sejumlah media internasional mengaitkannya dengan dugaan keracunan usai proses fumigasi yang dilakukan beberapa hari sebelumnya akibat keluhan kutu kasur.
Pihak kepolisian masih menelusuri penyebab pasti kematian Deqing.
Pemeriksaan laboratorium tidak menunjukkan adanya kandungan pestisida, narkotika, logam berat, maupun bahan kimia berbahaya dalam sampel muntah korban.
Hasil pemeriksaan medis luar juga tidak menemukan tanda kekerasan.
Sementara itu, analisis lanjutan menemukan indikasi peradangan pada saluran pencernaan yang berkaitan dengan gejala diare, meski belum dapat disimpulkan sebagai penyebab utama kematian.
Dugaan Penyebab Turis Asal China Tewas
Sejumlah keterangan saksi mengungkap bahwa Deqing sempat dua kali mengeluh sakit kepada staf hostel pada malam sebelum ditemukan.
Ia mengeluhkan pusing, nyeri punggung, dan kondisi tubuh yang lemas. Korban sempat dibawa ke klinik dan mendapat perawatan karena dehidrasi, namun memilih kembali ke hostel karena keterbatasan biaya.
Keesokan paginya, petugas menemukan Deqing dalam kondisi tidak bernapas meski nadi masih teraba.
Pada hari yang sama, enam turis lain dari dua kamar berbeda juga mengalami muntah dan diare hingga dilarikan ke rumah sakit. Seluruhnya kini telah kembali ke negara masing-masing.
Kasus ini semakin menjadi sorotan karena seorang teman sekamar Deqing sempat mengaku mengalami gejala serupa dan menyerukan agar hostel ditutup sementara.
Pihak kepolisian terus mengumpulkan keterangan dari para saksi dan staf hostel untuk memastikan penyebab kejadian Turis asal China tewas.


