Martin juga mencatatkan penurunan dalam volume barang yang diangkut melalui jalur udara. Pada Februari 2025, total barang yang diangkut dari Kalimantan Selatan melalui angkutan udara tercatat 383.941 kilogram.
Angka ini mengalami penurunan sebesar 11,02 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat 431.501 kilogram, dan penurunan lebih besar jika dibandingkan dengan Februari 2024 yang mencapai 485.464 kilogram.
Meski ada beberapa penurunan yang tercatat, BPS Kalsel melihat bahwa sektor transportasi secara keseluruhan masih menunjukkan tren yang relatif stabil, terutama jika dibandingkan dengan data tahun lalu.
Hal ini mencerminkan adanya pergerakan yang lebih sehat dalam sektor transportasi yang menjadi salah satu pilar penting perekonomian di Kalimantan Selatan. (Anang Fadhilah)


