Permintaan itu langsung ditindaklanjuti dengan rencana evakuasi jasad penambang di kolong tambang Belitung oleh tim SAR gabungan.
Basarnas Pangkalpinang segera mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Belitung dan Unit Siaga SAR (USS) Tanjung Pandan ke lokasi kolong tambang Belitung.
Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penyisiran visual dan pemantauan sebagai bagian dari evakuasi jasad penambang.
Proses evakuasi jasad penambang di kolong tambang Belitung ini dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi kolong yang dalam dan gelap.
Pukul 02.56 WIB, Minggu (5/7), tubuh korban akhirnya terlihat mengapung di Last Known Position (LKP) sekitar kolong tambang Belitung.
Tim SAR Gabungan segera melakukan evakuasi jasad penambang dan membawanya ke rumah duka untuk diserahkan kepada keluarga.
Evakuasi jasad penambang di kolong tambang Belitung ini pun berakhir dengan kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.


