KITAINDONESIASATU.COM – Jalan Tol pertama kali beroperasi di Jawa Timur adalah ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol atau Surgem sepanjang 43 km.
Namun sayang di tengah perjalanan ruas Jalan Tol Surabaya-Gempol yang beroperasi sejak tahun 1986 ini, terpotong karena luapan lumpur Lapindo.
Kemudian jalan Tol Surabaya-Gresik merupakan jalan tol yang menyambungkan Gempol-Surabaya-Gresik beroperasi tahun 1993.
Ruas jalan tol ini menghubungkan wilayah Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik
Ruas tol Surabaya-Gresik ini dengan total panjang mencapai 20,73 Km, jalan tol ini memperlancar transportasi ketiga wilayah itu.
Jalan Tol Surabaya – Gresik sendiri dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Margabumi Matraraya.
Ruas jalan tol ini sekarang terhubung dengan beberapa tol lainnya yang ada di Jawa Timur dan dengan provinsi lain.
Sementara ruas jalan Tol Surabaya – Gempol, dan memiliki 1 rest area tipe A di KM 13A.
Jalan Tol ini termasuk ke dalam 10 ruas tol pertama yang beroperasi di Indonesia, dan menjadi ruas ke-2 yang beroperasi di Jawa Timur.
Memiliki 59 Gardu Tol dan 6 Gerbang Tol, yakni Gerbang Tol (GT) Tandes Timur 1, GT Tandes Timur 2, GT Tandes Barat, GT Romokalisari, GT Kebomas, dan GT Manyar.
Selain itu terdapat dua sistem layanan transaksi pembayaran di Jalan Tol Surabaya – Gresik, yakni Sistem Terbuka pada GT Tandes Timur 1 & 2.
Kemudian Sistem Tertutup pada GT Tandes Barat, GT Romokalisari, GT Kebomas, GT Manyar.
Jalan Tol Surabaya – Gresik memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur khususnya di wilayah Surabaya Barat.
Kawasan ini, menghubungkan langsung Kota Surabaya dengan Kabupaten Gresik dengan memangkas waktu tempuh berkendara hanya 35 menit saja. **




