News

Tirta Pakuan Bogor Ganti Pipa di Jalur Pamoyanan, Atasi Kebocoran Berulang dengan Material Tangguh

×

Tirta Pakuan Bogor Ganti Pipa di Jalur Pamoyanan, Atasi Kebocoran Berulang dengan Material Tangguh

Sebarkan artikel ini
galian
Penggantian pipa dilakukan petugas Perumda Tirta Pakuan sepanjang 550 meter untuk mencegah kebocoran berulang dan menjaga pasokan air ke ribuan pelanggan, di tanjakan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan. (KIS/ist)

KITAINDONESIASATU.COM- Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bergerak cepat menanggapi persoalan kebocoran pipa air bersih di tanjakan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, yang kembali terjadi pada Selasa 21 Oktober 2025. Tidak hanya sekadar memperbaiki, perusahaan pelat merah tersebut juga mengambil langkah antisipatif dengan mengganti pipa lama menggunakan material yang lebih tebal dan tahan tekanan tinggi.

Langkah strategis itu dilakukan untuk memastikan pasokan air tetap lancar bagi ribuan pelanggan di wilayah Pamoyanan dan sekitarnya, sekaligus mencegah kebocoran berulang di jalur yang sama.

Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Ardani Yusuf, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan perbaikan di satu titik kebocoran yang terdeteksi di tanjakan Pamoyanan, wilayah pelayanan zona 2.

Baca Juga  Titik Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan

“Kami tengah mempersiapkan dari segi material dan tenaga. Bahwa sebelumnya diketahui di daerah yang sama sempat terjadi titik bocor,” ungkap Ardani.

Menurut Ardani, kebocoran di lokasi tersebut bukan kali pertama terjadi. Karena itu, Tirta Pakuan memutuskan untuk melakukan penggantian pipa sepanjang 550 meter mulai dari tanjakan Pamoyanan hingga kawasan Pabuaran, Perumahan Onix.

“Karena sudah terjadi bocor berulang di jalur yang sama, selain perbaikan kami juga melaksanakan pemasangan pipa baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pipa yang selama ini digunakan berdiameter 12 inch dengan ketebalan PN 10, dan kini akan diganti menggunakan pipa PN 16 yang memiliki daya tahan terhadap tekanan hingga 16 bar.

“Jadi yang sebelumnya pipa 12 inch menggunakan pipa dengan ketebalan PN 10, ke depan akan menggunakan PN 16. Pipa dengan ketebalan PN 16 ini dirancang untuk tekanan 16 bar,” jelas Ardani.

Baca Juga  Pemenang Adinegoro Diskusi Pers Kampus dengan Mahasiswa ULM

Ardani menambahkan, pengalaman penggantian pipa serupa di titik setelah jembatan Pamoyanan terbukti efektif menekan kebocoran.

“Akan kami lakukan langkah seperti yang dilakukan pada titik sesudah jembatan Pamoyanan. Di lokasi itu dulu sering terjadi titik bocor karena tekanan tinggi, tapi setelah diganti pipa, tidak terjadi bocor lagi,” tambahnya.

Selain perbaikan dan penggantian pipa, Ardani memastikan bahwa pelayanan air bagi pelanggan tidak akan terganggu secara signifikan. Ia menyebutkan, Tirta Pakuan telah menyiapkan armada truk tangki untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang terdampak selama proses pekerjaan berlangsung.

Baca Juga  APBD Kota Bogor Terancam Tertunda, Gara-Gara DPRD Masih Sibuk 'Berebut Kursi'

“Ya, selain perbaikan kami juga melaksanakan penggantian pipa HDPE diameter 12 inch dengan panjang 550 meter. Kepada masyarakat Kota Bogor mohon maaf apabila kegiatan ini mengganggu lalu lintas di sepanjang jalan tersebut,” bebernya.

Lebih lanjut, Ardani menyampaikan bahwa jalur pipa Pamoyanan ini melayani sekitar 6.000 hingga 7.000 pelanggan, sehingga langkah penguatan infrastruktur menjadi sangat penting untuk menjaga kontinuitas layanan air bersih.

“Apabila ada gangguan yang sifatnya urgent bisa disampaikan langsung ke Tirta Pakuan Kota Bogor. Kami juga menyediakan armada truk tangki untuk masyarakat yang terdampak. Kami mohon doanya agar pekerjaan dapat dilakukan dengan baik dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” pungkasnya. (Nicko)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *