KITAINDONESIASATU.COM – Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk tegas menindak pelaku impor ilegal.
Ia menginstruksikan agar tindakan hukum besar-besaran dilakukan untuk memberikan efek jera.
Dalam arahannya yang disampaikan di Jakarta, Sigit menyoroti berbagai modus yang digunakan importir ilegal, mulai dari barang tanpa dokumen, manipulasi HS Code untuk mengurangi bea masuk dan keluar, penyalahgunaan fasilitas KITE, hingga jalur importasi yang disalahgunakan.
Menurut Sigit, praktik ekspor dan impor ilegal ini telah menyebabkan kebocoran anggaran negara hingga ribuan triliun.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran Polri, dari tingkat Polres hingga Mabes, untuk menindak tegas pelaku ilegal tersebut.
Ia juga menekankan bahwa salah satu perhatian utama Presiden Prabowo Subianto adalah mencegah kebocoran anggaran demi mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen agar Indonesia dapat keluar dari jebakan pendapatan menengah.
Dalam hal ini, Polri akan berperan aktif mendorong stabilitas ekonomi makro dan pencegahan kebocoran anggaran, bekerja sama dengan berbagai kementerian untuk meningkatkan pendapatan negara.
Selain itu, Sigit menegaskan Polri siap mendukung penegakan hukum dan memberikan pendampingan demi memastikan iklim investasi yang aman di Indonesia.- ***


