KITAINDONESIASATU.COM -Tiga pekerja dari provider internet Fiber Media Indonesia (FMI) tewas tersengat listrik saat memasang tiang jaringan Wi-Fi di kawasan Karadenan, Cibinong, Rabu 23 April 2025 dini hari.
Kejadian ini mengundang perhatian karena diduga akibat kurangnya koordinasi dengan pihak PLN
Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 03.30 WIB di Jalan Raya Pomad-Karadenan, Kampung Kaum Pandak, Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.
Sebanyak enam petugas FMI sedang melakukan pemasangan tiang Wi-Fi ketika tiga di antaranya tersengat aliran listrik tegangan tinggi. Akibatnya, tiga korban meninggal dunia di tempat, sementara tiga lainnya mengalami luka bakar serius dan dilarikan ke Rumah Sakit Islam Aysha.
Aipda Heru Budiyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Karadenan, mengungkapkan bahwa saat patroli sekitar pukul 02.00 WIB, ia sempat melihat aktivitas para pekerja tersebut.
Ia menyayangkan pekerjaan dilakukan pada dini hari tanpa pemberitahuan kepada RT atau RW setempat.
“Sayangnya mereka bekerja subuh-subuh dan tidak berkoordinasi dengan RT atau RW. Ini sangat disayangkan,” ujarnya kepada wartawan.
Manager PLN ULP Bogor Timur, Qonia Isnasari, menegaskan bahwa pihaknya baru mengetahui kejadian ini sekitar pukul 07.00 WIB.
“Kami langsung turun ke lokasi untuk pengecekan,” ujarnya. Qonia menambahkan, tiang yang dipasang terlalu dekat dengan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) milik PLN.
“Kami harap semua pihak yang bekerja dekat jaringan listrik bisa berkoordinasi dengan PLN untuk keselamatan bersama,” tegasnya.
