KITAINDONESIASATU.COM – Identitas korban kebakaran di Mahkota Cafe Love Garden dan Home Stay Babat, Kabupaten Lamongan di Jalan Raya Babat-Jombang terungkap, Selasa (11/2/2025).
Ketiganya diketahui berinisial DN (23) atau Devi Nuraeni warga Desa Danasari, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah teridentifikasi bejenis kelamin perempuan.
Sedangkan korban lainnya ada dua beridentitas pria berinisial Agus (27) dan Sulis (23) sama-sama dari Pemalang yang sama merupakan korban kebakaran dengan kondisi hangus terbakar.
Ketiganya ditemukan di dalam lokasi kebakaran dengan kondisi mengenaskan dan sulit dikenali, dua di antaranya ditemukan dalam satu kamar.
Sementara jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing di RS Soegiri Lamongan pada Senin, 10 Februari 2025 sekitar pukul 20:00 WIB untuk dibawa keluarga dan dimakamkan di Pemalang.
Tiga Korban Tewas Kafe Terbakar di Lamongan diduga Terjebak Api Saat Akan Menyelamatkan Diri
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda Hamzaid tidak menampik terkait identitas ketiga korban yang teridentifikasi itu merupakan warga Pemalang, Jawa Tengah.
“Benar. Tiga jenazah korban kebakaran kafe di Babat Lamongan sudah teridentifikasi,” jelas Hamzaid mengutup Antara, Selasa (11/2/2025).
Proses identifikasi para korban kebakara Cafe Love Garden dan Home Stay Babat ini melibatkan Tim DVI Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) dan tim forensik Kabupaten gresik.
Salah Satu Korban Hangus Terbakar di Cafe Homestay Babat Lamongan Diduga Warga Pemalang
Selanjutnya setelah polisi berhasil melakukan identifikasi secara lengkap, jasad korban diserahkan kepada keluarga di Pemalang untuk dimakamkan.
Seperti kita ketahui kebaran terjadi hingga menghanguskan Cafe Love Garden dan Home Stay Babat, Kabupaten Lamongan di Jalan Raya Babat-Jombang, Minggu (9/2/2025) pukul 03:40 WIB.
Akibat kebakaran parah itu menewaskan 3 orang yang sekarang sudah teridentifikasi, berhasil dipadamkan sekitar pukul 05:00 WIB pagi oleh 4 regu pemadam kebakaran Lamongan.
Sementara kebakaran Kafe dan Homstay mili pengusaha asal Surabaya yang terjadi dini hari itu diperkirakan menelan kerugian sekitar Rp500 juta lebih. **


