News

Tiga Hari Empat Nyawa Melayang Sia-sia di Malang, Korban Balita Hingga Tabrak Lari di Kromengan

×

Tiga Hari Empat Nyawa Melayang Sia-sia di Malang, Korban Balita Hingga Tabrak Lari di Kromengan

Sebarkan artikel ini
KECELAKAAN MALANG2
Tempat kejadian perkara kecelakaan di Jalan Raya Slorok, Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang, Selasa (7/1/2025). foto: ai/ dokumen polsek gondanglegi

KITAINDONESIASATU.COM – Mengawali tahun 2025 di wilayah Kabupaten Malang telah terjadi sejumlah kecelakaan dengan lima nyawa melayang sia-sia di jalana, Rabu (8/1/2025).

Menurut catatan kitaindonesia satu kecelakaan dengan 4 korban meninggal dunia itu terjadi selama tiga hari pada Jumat (3/1/2025) terjadi tiga kecelakaan dan 2 orang meninggal.

Kemudian kecelakaan berikutnya terjadi pada Senin (6/1/2025) dan Selasa (7/1/2025) dalam dua hari ini diketahui dua orang meninggal.

Pada kecelakaan yang terjadi Jumat (3/1/2025) menewaskan seorang balita berusia 3 tahun dan pemuda berusia 25 tahun tertabrak truk tronton.

Untuk kecelakaan menewaskan seorang balita berinisial Ip, warga Jalan Kiai Mojo Desa Sumbersuko, Tajinan, Kabupaten Malang.

Ip mengalami kecelakaan bersama sang ibu Shella Ramadhani Putri (23) bersama keponakannya berinisial Afp (14) warga Kota Malang mengendarai Honda Beat.

Dari informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada pagi menjelang siang hari mereka boncengan berbtiga dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat.

Saat itu kendaraan yang dikendarai sang Ibu Shella Ramadhani besama anak dan keponakan melaju dari arah barat ke arah timur, dia melaju dengan kecepatan sedang.

Di tengah perjalanan tiba-tiba sepeda motor yang dikendarai menabrak Truk Mitsubishi yang dikemudikan Sr (55) yang sedang parkir menghadap ke timur.

Kecelakaan Adu Banteng Truk Gondanglegi vs Yamaha Vixon, Lansia Surabaya Kehilangan Nyawanya

Baca Juga  Bersiap Layanan SIM Keliling Malang Kota Jumat, 23 Maret 2025 Parkir Barat Stadion Gajayana

Diduga pengendara sepeda motor kurang waspada dengan kendaraan di depannya akibatnya menabrak bagian bak belakang kiri truk dengan bentun yang keras.

Benturan keras dari sepeda motor yang menabrak bagian belakang truk membuat ibu dan balita dan keponakannya yang ABG terpental dari sepeda motornya.

Akibat benturan keras itu menyebabkan seorang balita yang dibonceng mengalami luka di bagian kepala hingga meninggal dunia di tempat kejadian.

Tabrak lari
Sementara di hari yang sama, Jumat (3/1/2025) sekitar pukul 06:5) WIB, seorang pemuda bernama Elvia Eko Damayan (25) tetabrak truk tronton hingga korban meninggal di tempat kecelakaan.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Jatikerto Desa Jatikerto, Kromengan, Kabupaten Malang menewaskan warga Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Kecelakaan terjadi ketika Elvia mengendarai Honda Beat Street N 6142 EDX melaju dari ara barat ke arah timur hendak mendahului kendaraan truk di depannya.

Namun ketika henda menyalip rupanya korban kurang behaluan kekanan hingga sepeda motor mengenai bagian bak truk hingga motor oleng dan terjatuh di aspal jalan.

Nahas, dari arah berlawanan meluncur truk tronton roda sepuluh, tronton tidak bisa menghindari korban yang terjatuh di depannya hingga akhir tertabrak truk.

Namun celakanya usai menabrak korban truk tronton mengindahkan dan tidak berhenti alias melarikan diri dan terus tancap gas, hingga dua kendaraan itu, identitasnya tidak diketahui.

Baca Juga  Tabrakan Mengerikan Pemuda Tajinan Malang Tewas Adu Banteng vs Pemotor Tua di Gunungronggo Tajinan

Akibat peristiwa itu korbam mengalami luka parah hingga meninggal di tempat kejadian perkara dan kendaraan ringsek.

Balita Arema Kehilangan Nyawa, Boncengan Tiga Bersama Mama Mudanya

Kecelakaan beruntun
Dalam kecelakaan yang terjadi pada Senin (6/1/2025) terjadi kecelakaan beruntun di Jalan Raya Gading Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Kecelakaan beruntun melibatkan Avanza N 883 Ak, sepeda motor Honda Genio AE 3533 DL dan sepeda motor Honda Vario N 3133 EDE.

Kecelakaan bermula dari Avanza 1300G dikemudikan Wiwik meluncur dari arah selatan ke utara, kemudian berjalan searah di depannya sepeda motor Honad Genio dikemudikan seorang emak-emak Zumaroh.

Namun sayang Avanza yang melaju di belakang Honda Vario itu tidak bisa menjaga jarak aman, tiba-tiba menabrak kendaraan di depan dengan keras.

Bahkan kerasnya benturan pengendara itu sampai terpental ke aspal jalan hingga terlindas ban sebelah kiri Avanza.

Sementara di dekat mobil yang menabrak korban pengendara lain melaju dari arah yang sama di samping Avanza hingga menabrak tubuh korban yang terlindas Avansa hingga korban terbentu bagian kepalanya.

Korban yang terjatuh dihantam Avanza ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, kemudian terlindas setelah itu kembali ditabrak sepeda motor, hingga meninggal di tempat kejadian.

Baca Juga  Dua Kematian Malang Emak-emak Gagal Nyalip Terjepit Motor dan Remaja Kedungkandang Tewas Kecelakaan Tunggal

Sementara pengendara sepeda motor yang menabrak hanya mengalami lecet-lecet saja dan dilakukan perawatan jalan saja.

Warga Surabaya
Sementara kecelakaan yang empat terjadi, Selasa (7/11/2025) pukul 03:30 WIB di ruas Jalan Raya Slorok, Kromengan Kabupaten Malang melibatkan dump truk Isuzu dengan Yamaha Vixion L 5119 JA.

Dalam kecelakaan ini pengendara Yama Vixon kehilangan nyawanya akibat bertabrakan adu banteng dengan truk Isuzu, atas nama Ayu Diyono, lansia 64 tahun warga Simokerto, Kota Surabaya, meninggal di tempat kejadian perkara.

Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan Ayu Diyono melaju dari arah barat ke arah timur, dalam perjalanannya korban henda berusaha mendahului kendaraan lain di depannya.

Korban sebenarnya mendahului kendaraan sesama roda dua, namun entah karena apa tiba-tiba korban berhaluan terlalu ke kanan.

Sementara dari arah berlawanan melaku truk Isuzu, karena jarak terlalu dekat dengan sepeda motor itu, keduanya saling bernturan hingga terjadi tabrakan adu banteng.

Kerasnya benturan kedua kendaraa, menyebabkan pengendara Ayu Diyono harus kehilangan nyawanya di tempat kejadian, korban mengalalami luka serius di kepala dan kaki.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Joko Taruna menjelaskan kecelakaan terjadi lantara korban berhaluan terlalu kekanan dan tidak bisa menguasai kendaraan hingga terjadi tabrakan. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *