KITAINDONESIASATU.COM – Kabupaten Garut mengalami tiga bencana alam yang dipicu oleh hujan deras yang melanda wilayah tersebut sepanjang Sabtu 16 Februari 2025 kemarin.
Bencana yang terjadi mencakup pergeseran tanah di Desa Putrajawa, banjir bandang di Desa Gunamekar, serta longsor di Desa Nyalindung, yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan permukiman warga.
Pergeseran Tanah di Desa Putrajawa
Pergeseran tanah terjadi di Kampung Babakan, Desa Putrajawa, Kecamatan Selaawi, pada pukul 16.20 WIB.
Camat Selaawi, Fahmi Fauzi, Minggu 16 Februari 2025 mengungkapkan bahwa kejadian ini dipicu oleh hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hingga sore.
Akibatnya, tanah di samping rumah warga bernama Atang (44) bergeser, merusak akses jalan sepanjang 10 meter dan mengancam rumah-rumah di sekitarnya.
Kerugian ditaksir mencapai Rp7 juta. Pemerintah Kecamatan Selaawi, bersama TNI, Polri, dan Pemerintah Desa, sudah melakukan pengecekan lokasi dan mengajukan permohonan pembangunan tembok penahan tanah untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Warga juga diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya pergeseran tanah susulan.
Banjir Bandang di Desa Gunamekar


