“Pemerintah Jakarta sekarang ini harus bertanggung jawab kurang lebih 11,1 km yang belum terselesaikan. Hanya, bukan lagi sebagai giant sea wall, kalau saya usul giant mangrove wall,” kata Bang Pram sapaan akrab Pramono.
Pada kesemptan yang sama, Dharma Pongrekun, calon gubernur nomor urut 02 juga menyatakan dukungannya proyek pembangunan giant sea wall.
Akan tetapi, Dharma akan memperioritaskan nelayan setempat yang telah merugi Rp26 juta per hari sehingga dalam setahun angkanya mencapai Rp137 miliar selama proyek pembanguan tanggul laut raksasa itu berjalan.
“Kami menyarankan silakan dilanjutkan tapi ingat, masyarakat, nelayan, wajib diberikan ganti rugi setiap tahun, Rp137 miliar,” katanya.***
Editor Aam Permana S

