geng KITAINDONESIASATU.COM – Aksi brutal geng motor kembali terjadi di Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Seorang warga bernama Idris (25) meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan di depan sebuah minimarket pada Sabtu dini hari, 14 Februari 2026.
Korban yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir itu diduga mencoba menegur rombongan geng motor yang hendak melakukan tawuran. Namun upaya tersebut justru berujung tragis.
Kronologi Pengeroyokan di Cikampek
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar 30 orang anggota geng motor berkumpul di lokasi dan memicu keresahan warga.
Ketika korban mencoba menghentikan aksi mereka, para pelaku diduga tersulut emosi.
Rekaman kamera pengawas menunjukkan sejumlah pelaku membawa senjata tajam seperti celurit dan parang panjang.
Korban diserang secara brutal hingga mengalami luka serius di beberapa bagian tubuh. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawanya tidak tertolong.
Selain korban meninggal, satu warga lain juga mengalami luka berat dan menjalani perawatan intensif.
Polisi Tangkap Tiga Tersangka
Aparat dari Polres Karawang bergerak cepat setelah menerima laporan. Tiga tersangka berinisial ES, AF, dan RBRK berhasil diamankan.
Salah satu tersangka diduga membawa senjata tajam dan terlibat langsung dalam penyerangan.
Saat ini, ketiganya ditahan dan dijerat pasal pengeroyokan serta kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Kasus ini kembali menjadi sorotan terkait maraknya aksi geng motor di ruang publik.(*)


