KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan tragis menimpa helikopter Airbus BK117 D-3 milik Eastindo Air saat melakukan penerbangan dari Bandara Syamsir Alam, Kotabaru menuju Palangka Raya, Senin (1/9/2025).
Helikopter tersebut hilang kontak hanya delapan menit setelah lepas landas, sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi terbakar di kawasan hutan Kecamatan Mantewe, Tanah Bumbu, pada Kamis (4/9/2025).
Tim SAR gabungan memastikan bahwa delapan orang di dalam helikopter tewas, terdiri dari warga negara Indonesia dan asing.
Identitas korban asing antara lain Mark Werren (Amerika Serikat), Claudine Quito (Brasil), dan Santha Kumar (India).
Sementara korban WNI yang turut menjadi korban adalah Captain Haryanto (pilot), Hendra (teknisi), Yudi Febrian, Andys Rissa Palulu, dan Iboy Irfan Rosa.
Proses evakuasi memerlukan perjuangan ekstra karena lokasi jatuhnya helikopter berada di kawasan hutan terjal dengan kemiringan mencapai 70 derajat.
Tim SAR yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, dan relawan harus menghadapi cuaca buruk serta medan licin yang memperlambat akses menuju titik kecelakaan.



