KITAINDONESIASATU.COM – Serba sulit jika menghadapi orang tidak taat lalu lintas saat di lampu merah, hingga menyebabkan dua remaja ini harus menjadi korbarban kecelakaan di tengah jalan.
Pelajaran bagi pengendara agar waspada jika berhenti di jalan raya yang sepi atau tengah malam di perempatan jalan menunggu lampu merah.
Prajurit Asal Nganjuk Gugur dalam Kebakaran Truk Angkut Amunisi di Tol Gempol-Pandaan Semalam
Hal ini dialami dua remaja warga Kawis Anyar, Kebomas, Kabupaten Gresik yang ditabrak pengendara mobil Toyota Innoa Reborn yang dikemudikan Cornelius Peter Gunawan (22) warga Wonorejo Asri di ruas Jalan Raya Tandes Lor, Budaran Karangpoh, Kota Surabaya.
Peristiwa itu terjadi pada Senin (5/5/2025) dini hari hingga menyebabkan seorang meninggal dunia atas nama Ahmad Nur Fikri (21) warga, Kawis Anyar, Kebomas, Kabupaten Gresik, sementara rekannya Herman menderita luka-luka berat di rawat di RSUD Dr Sutomo.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01:30 WIB saat itu dua remaja berboncengan sepeda motor melaju dari arah timur ke arah barat.
Dua pemuda yang berboncengan itu kemudian berhenti saat lampu traffic light (TL) di Jalan Raya Tandes Lor atau Bundara Karapoh menyala warga merah, yang dikemudikan Herman sementara Ahmad Nur Fikri duduk di boncengan.
Keduanya pun berhenti di di depan lampu merah untuk menunggu lampu kembali menyala hijau, tiba-tiba dari arah belakang melaju mobil Innova Reborn yang dikendarai Cornelius Peter Gunawan.
Mobil terus melaju dengan kecepatan tinggi meski lampu TL menyala merah hingga menabrak pengendara sepeda motor yang tertib di jalan raya ini.
Benturan keras dari mobil Innova keluaran baru ini menghantam pengendara sepeda motor yang berhenti di depan lampu TL ini, hingga salah satu dari mereka tewas.
Diiketahui korban yang meninggal dunia di tempat kejadian itu bernama Ahmad Nur Fikri yang posisinya duduk di boncengan sementara rekannya Herman mengalami luka berat langsung dievakuasi ke RSUD Dr Sutomo Surabaya.
Kasat Lantas Polrestabes Surabaya, AKBP Herdiawan Arifianto, Senin (5/5/2025) menjelaskan kepada wartawan di Surabaya jika peristiwa itu telah ditanganan pihak Satlantas Polrestabes Surabaya.
Awalnya korban meninggal belum diketahui namanya, namun saat ini korban sudah diketahui identitasnya yakni warga Kebomas Gresik, sementara pengendara yang lain luka-luka dan mendapatkan perawatan medis.
Semula pihak kepolisian Satlantas Polrestabes Surabaya mencurigai jika pengemudi mobil Innova dicurigai terkena pengaruh alkohol, namun setelah dilakukan tes urine ternya negatif.
Dari hasil pemeriksaan sementara menurut AKBP Herdiawan pengendara diduga kurang konsentrasi, melamun karena banyak pikiran hingga tak menyadari lampu merah di TL hingga menabrak pengendara motor di depannya.
Kini Satlantas Polrestabes Surabaya sudah meningkatkan status pengendara sebagai tersangka dalam peristiwa kecelakaan itu. **


