KITAINDONESIASATU.COM – Kota Bogor kembali mengalami kendala dalam realisasi proyek strategisnya. Tiga dari sepuluh proyek penting yang direncanakan untuk tahun 2024 harus ditunda, bahkan lelangnya dibatalkan, akibat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang dialami kota ini.
Tiga proyek yang terkena imbas tersebut adalah pembangunan Jalan R3 (lanjutan), perbaikan trotoar Jalan Ahmad Yani (lanjutan), dan pembangunan akses Jalan IPAL Kayumanis.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setda Kota Bogor, Cecep Zakaria, mengungkapkan bahwa defisit anggaran ini memberikan dampak signifikan terhadap pelaksanaan proyek-proyek tersebut.
“Surat Keputusan (SK) Wali Kota terkait penetapan 10 paket proyek strategis Tahun Anggaran 2024 sudah ada. Namun, saat anggaran berjalan mengalami defisit, beberapa kegiatan di seluruh Pemkot Bogor harus ditunda atau dibatalkan sebagai konsekuensinya,” jelas Cecep pada Kamis, 12 September 2024.
Menurut Cecep, penundaan ini bukan tanpa alasan. Kekurangan anggaran yang ada membuat pembayaran proyek-proyek yang dilaksanakan tahun 2024 tidak dapat terpenuhi.
“Tiga proyek strategis ini memang harus ditunda karena anggaran yang terbatas. Selain itu, ada juga proyek besar lainnya yang bukan termasuk proyek strategis tetapi nilainya besar, yaitu perbaikan dan renovasi taman di jalur BORR, yang juga dibatalkan,” tambahnya.
Penundaan proyek ini, lanjut Cecep, sepenuhnya bergantung pada keputusan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Apakah proyek tersebut akan diajukan kembali pada Tahun Anggaran 2025 atau tidak, tergantung keputusan SKPD masing-masing.
“Jika ada pengajuan dari pengguna anggaran atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk dilakukan proses pemilihan penyedia atau tender, PBJ siap melaksanakan. Namun, ketika SKPD meminta pembatalan proyek karena terkait defisit anggaran, sesuai SK, kami batalkan,” terangnya.


