KITAINDONESIASATU.COM – PT Kereta Api Indonesia (KAI) melaporkan bahwa enam perjalanan kereta api (KA) harus dibatalkan akibat banjir di Km 32+5/7 pada jalur antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
“Hingga Selasa (21/1) pukul 22.20 WIB, KAI membatalkan enam perjalanan KA akibat genangan air di Km 32+5/7,” ujar Anne Purba, Vice President Public Relations KAI, Selasa malam, dikutip dari Antara pada Rabu, 22 Januari 2025.
Enam perjalanan yang dibatalkan meliputi KA Kedung Sepur (KA 545) rute Ngrombo – Semarang Poncol, KA Kedung Sepur (KA 546) rute Semarang Poncol – Ngrombo, KA Ambarawa (KA 230) rute Semarang Poncol – Surabaya Pasar Turi, KA Ambarawa (KA 229) rute Surabaya Pasar Turi – Semarang Poncol, KA Kedung Sepur (KA 548A) rute Semarang Poncol – Ngrombo, dan KA Kedung Sepur (KA 547) rute Semarang Poncol – Ngrombo.
Selain pembatalan, sejumlah perjalanan kereta mengalami keterlambatan hingga rata-rata dua jam akibat pengalihan jalur melalui Stasiun Gambringan, Gundih, dan Brumbung.
Beberapa kereta yang terdampak keterlambatan meliputi KA Blora Jaya, KA Parcel Utara, KA Argo Bromo Anggrek, KA Sembrani, KA Blambangan Ekspres, KA Jayabaya, KA Dharmawangsa Ekspres, KA Airlangga, KA Gumarang, KA Kertajaya, KA Harina, dan KA Pandalungan.
Penumpang yang terdampak pembatalan perjalanan dapat melakukan pengembalian tiket di stasiun dengan pengembalian biaya tiket secara penuh, di luar biaya pemesanan.
KAI juga mengalihkan jalur perjalanan kereta tertentu untuk mengatasi dampak banjir ini.
Beberapa kereta dialihkan rutenya melalui jalur alternatif, seperti KA Ambarawa, KA Sembrani, KA Parcel Utara, dan KA Argo Bromo Anggrek.
Genangan air setinggi 20 cm di Km 32+5/7 menyebabkan jalur tersebut ditutup sejak pukul 04.44 WIB demi keselamatan perjalanan. KAI telah mengerahkan petugas dan alat berat untuk menangani situasi, termasuk membersihkan material banjir dan sampah yang menghambat jalur.
Penanganan dilakukan intensif agar operasional jalur dapat segera pulih.
“KAI memohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan akan terus memberikan informasi terkini kepada pelanggan melalui berbagai saluran komunikasi,” ujar Raden Agus Dwinanto, EVP of Corporate Secretary KAI.
Proses normalisasi jalur dilakukan dengan mengutamakan keselamatan, dan KAI berkomitmen untuk memantau kondisi serta mempercepat pemulihan layanan.- ***
