KITAINDONESIASATU.COM – Sebuah momen rekonsiliasi politik terjadi di Istana Kepresidenan pada Jumat (13/3/2026). Rismon Sianipar, sosok yang sebelumnya vokal melontarkan tudingan terkait keaslian ijazah Presiden Joko Widodo, secara resmi menemui Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Rismon mengungkapkan penyesalan mendalam atas pernyataan-pernyataan yang pernah ia sampaikan di hadapan publik. Ia mengakui bahwa kesimpulan yang diambil sebelumnya terkait tudingan ijazah palsu adalah sebuah kekeliruan besar.
Rismon menyatakan bahwa dirinya telah melakukan peninjauan kembali terhadap data yang ada dan menyadari adanya kesalahan interpretasi dalam tuduhan tersebut.
“Saya hadir di sini atas inisiatif pribadi untuk menyampaikan rasa sesal. Saya mengakui telah keliru dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai ijazah Jokowi,” ujar Rismon usai pertemuan.
Menanggapi hal tersebut, Gibran Rakabuming Raka menyambut baik itikad baik dari Rismon. Gibran menekankan pentingnya verifikasi data sebelum menyebarkan informasi sensitif ke ruang publik demi menjaga kondusivitas nasional. Pertemuan ini diharapkan dapat mengakhiri polemik panjang mengenai isu ijazah yang selama ini menjadi komoditas perdebatan di media sosial.(*)


