News

Tembok Jebol Sebabkan Buaya Kabur, BKSDA Siapkan Relokasi

×

Tembok Jebol Sebabkan Buaya Kabur, BKSDA Siapkan Relokasi

Sebarkan artikel ini
FotoJet 17 1
Penangkapan buaya yang kabur dari tempat penangkaran

KITAINDONESIASATU.COM – Petugas bersama warga Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berhasil menangkap lima ekor buaya yang melarikan diri dari penangkaran akibat dindingnya jebol setelah terjadi hujan deras dan angin kencang pada malam Rabu, 2 Oktober 2024.

Buaya-buaya yang memiliki panjang antara 3 hingga 5 meter tersebut ditangkap secara bersamaan oleh warga dan petugas penangkaran di area sekitar sungai dan persawahan.

“Di dalam penangkaran terdapat sekitar 80 ekor buaya yang dimiliki oleh BKSDA, sesuai dengan dokumen penitipan yang ada. Namun, kami belum dapat memastikan berapa jumlah yang berhasil kabur, hingga saat ini baru lima ekor yang sudah tertangkap,” ujar Wiji Eko, Kepala Kelurahan Sayang pada Kamis, 3 Oktober 2024.

Buaya-buaya tersebut adalah milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang dititipkan di lahan milik seorang pengusaha di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah I Bogor menyatakan bahwa sekitar 80 buaya yang berada di penangkaran di Kelurahan Sayang, Kabupaten Cianjur, telah dititipkan oleh BKSDA selama beberapa tahun terakhir karena keterbatasan ruang penampungan.

Diah Qurani Kristina, Kepala Bidang KSDA Wilayah I Bogor, menjelaskan pada Kamis bahwa buaya-buaya tersebut mulai ditangani oleh BKSDA pada tahun 2018 setelah diambil dari lokasi yang sama akibat berbagai masalah, termasuk perizinan.

“Penangkaran ini berada di bawah pengelolaan BKSDA karena kami tidak memiliki lokasi yang memadai, sehingga buaya-buaya ini tetap dititipkan di tempat tersebut sejak tahun 2018, dengan jumlah sekitar 80 ekor,” ujar Diah.

Penitipan buaya tersebut juga dilengkapi dengan dokumen berita acara, meskipun jumlah pasti buaya saat ini kemungkinan berkurang karena ada beberapa yang mati atau dimakan oleh buaya lainnya.

Dalam perkembangannya, BKSDA berencana memindahkan lima ekor buaya yang kabur akibat tembok penangkaran jebol ke Taman Safari Indonesia.

Sementara itu, puluhan buaya lainnya masih menunggu lokasi baru yang lebih memadai.- ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *