“Kegiatan ini bertujuan menyiapkan bonus demografi Indonesia tahun 2045, agar generasi mendatang benar-benar andal,” jelas Nugroho.
Ia menekankan pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan kepribadian siswa. Tanpa pendidik yang memiliki mindset kuat dan kemampuan digital, dikhawatirkan peserta didik hanya akan memiliki keterampilan teknis tanpa nilai-nilai dasar yang utuh.
Peningkatan Mindset, Skill, dan Tools Digital
Selama dua hari pelaksanaan, para peserta diberikan materi dan workshop yang mencakup penggunaan platform digital dalam pembelajaran, integrasi AI dalam pengembangan metode mengajar, dan teknopedagogi dan pemanfaatan alat edukasi digital.
Salah satu tools yang diperkenalkan adalah Pijar, platform digital milik Telkom yang bisa digunakan guru untuk mengembangkan metode pembelajaran interaktif.
“AI dan segala macam teknologi bukan sesuatu yang membuat guru down, tapi harus dimanfaatkan sebagai alat bantu yang memudahkan proses pendidikan,” imbuh Nugroho.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk menghilangkan rasa takut guru terhadap teknologi , serta memperlancar proses sertifikasi profesi guru melalui kolaborasi dan silaturahmi antarpendidik.
Pelatihan Berkelanjutan dan Ekspansi Program
Kegiatan IDL for Great Teacher ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian pelatihan digital lainnya yang akan terus dikembangkan di wilayah Jawa Barat dan daerah lainnya.
Nugroho juga menyebut bahwa program serupa direncanakan akan diselenggarakan di lokasi-lokasi lain pada akhir Juli 2025.

