KITAINDONESIASATU.COM – Tingginya angka kecelakaan pelajar di Kota Kediri, Pemkot Kediri melalui Dinas Perhubungan terus melakukan sosialiasi transportasi bus sekolah gratis kepada para pelajar khususnya pelajar SMP.
Hal ini dilakukan untuk memberikan solusi atas hilangnya nyawa akibat kecelakaan lalu lintas di Kota Kediri.
Dengan adanya program ini diharapkan akan memberikan kenyamanan dan keamanan sarana transportasi bagi anak-anak spelajar yang belum cukup usia mengendarai sepeda motor.
Seperti kita ketahui para periode Januari – April 2024 lalu ada 20 kasus kecelakaan sepeda motor melibatkan pelajar SMA dan SMP di Kota Kediri.
Bahkan yang menyedihkan ada beberapa kasus kecelakaan juga melibatkan siswa SD berusia 10 tahun.
KECELAKAAN WARGA KEDIRI: Boncengan Bertiga Hajar Mobil Box ABG Kediri Pulang Bawa Kabar Duka Cita
Kasus kecelakaan terus mengalami peningkatan jika tidak ada solusi mengatasi persoalan transportasi untuk mereka.
Sementara maraknya kasus kecelakaan karena perilaku ABG (anak baru gede) yang belum cukup umur nekat mengendarai sepeda motor.
Perilaku ini memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, bahkan tidak sedikit para orang tua yang justru mengizinkan anaknya mengendarai sepeda motor sendiri.
Hal itu dibiarkan oleh orangtua mereka lantaran karena tidak ada pilihan lain kecuali membiarkan mereka berangkat sekolah dengan mengendarai motor sendirian.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri, Didik Catur seperti dilansir Tribun Jatim mengatakan bus menjadi solusi yang tepat untuk anak-anak di bawah umur.
Selain itu pengenalan bus sekolah gratis ini sekaligus sebagai upaya meningkatkan kesadaran berlalu lintas sejak dini.
Program ini selain oengenalan bus sekolah gratis kepada siswa juga memberikan pemahaman bahaya risiko kecelakaan berkendara sepeda motor.
Selain itu bus sekolah gratis jugamemberikan banyak manfaat kepada mereka para pelajar SMP di Kota Kediri.
Beberapa manfaat antara lain adalah melatih kedisiplinan jam berangkat, kenyamanan pelajar sendiri, keselamatan siswa terjamin.
“Apalagi bus sekolah ini juga dilengkapi fasilitas AC sehingga lebih nyaman dibandingkan kendaraan bermotor. Selain itu, siswa bisa berinteraksi dan bersosialisasi dengan teman-teman mereka, sekaligus melatih kemandirian dalam menggunakan transportasi umum,” kata Didik Catur.
Hingga saat ini Dinas Perhubungan menyediakan 5 armada bus dengan rute masing-masing beroperasi sesuai jam sekolah.
Bus akan beroperasi pukul 05:45 pagi dan siang pukul 12:30 WIB yang beroperasi setiap hari pada jam sekolah.
Dalam sosialiasi di SMPN 9 Kota Kediri Kepala Sekolah Tri Wahyudianto mengaku senang adanya program ini.
Pihak sekolah juga bisa menghimbau kepada anak didik untuk memanfaatkan bus sekolah ini dan tidak mengendarai sepeda motor. **


