Lebih mencengangkan lagi, sebagian besar senjata tajam yang digunakan oleh para pelaku ternyata diperoleh dengan mudah melalui pembelian daring (online shop).
“Mereka dapatkan dari online shop,” imbuhnya.
Hal ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, karena memperlihatkan betapa mudahnya akses anak-anak muda terhadap senjata berbahaya. Senjata tersebut disita sebagai barang bukti.
AKP Aji Riznaldi juga menghimbau warga agar tidak segan melaporkan jika melihat adanya aktivitas mencurigakan yang melibatkan anak-anak muda, khususnya yang membawa senjata tajam atau berkumpul dalam jumlah besar di area publik.
Laporan bisa disampaikan langsung melalui nomor WhatsApp pengaduan milik Polresta Bogor Kota yang sudah tersedia. (Nicko)

