KITAINDONESIASATU.COM – Meski deklarasi damai cegah tawuran telah dibuat Polres Jakarta Timur, namun tawuran warga kembali pecah di depan Mall Bassura, Jalan Jenderal Basuki Rachmat, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Dalam peristiwa itu, satu orang remaja Rafael, 14, tewas dengan luka bacok bagian dada sebelah kiri. Tak hanya itu, sepeda motor milik warga pun hangus terbakar diduga terkena bom molotov yang dilemparkan salah satu warga.
Rusdy, 46, warga sekitar mengatakan, seorang remaja tewas dalam aksi tawuran yang sudah beberapa kali pecah itu. Korban tewas dengan luka sabetan celurit dibagian dada. “Tewas ditengah jalan, teman-temannya langsung menggotong korban tapi nyawanya sudah tak bisa diselamatkan,” katanya, Kamis (2/1).
Dikatakan Rusdy, saat kejadian para pelaku yang didominasi usia remaja itu awalnya memang sempat saling serang menggunakan bom molotov, lemparan petasan, hingga batu. “Namun tak berapa lama akhirnya kedua kelompok maju ke tengah jalan dan membuat satu orang tewas,” ujarnya.
Selain menimbulkan korban jiwa, kata Rusdy, sepeda motor milik warga juga terbakar akibat terkena bom molotov saat kedua kelompok saling serang di tengah ruas Jalan Jenderal Basuki Rachmat. “Ada satu motor warga yang parkir di pinggir jalan terbakar habis, pokoknya sampai enggak berbentuk lagi,” imbuhnya. P
Rusdy menuturkan tawuran di depan Mall Bassura ini merupakan kejadian berulang yang sejak lama terjadi, sehingga banyak warga resah dan khawatir jadi korban salah sasaran. Meski Polres Jakarta Timur sudah melakukan deklarasi damai, tapi tawuran dua kelompok remaja di depan Bassura hingga kini tidak kunjung selesai.
“Kalau yang mati pas tawuran semalam itu matinya karena senjata tajam. Tapi saya enggak tahu pasti luka di bagian mana. Pokoknya kena serang di tengah jalan, langsung jatuh dan dibawa,” tukasnya. (*)


