KITAINDONESIASATU.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan ikut memeriahkan Pekan Budaya Melayu Serumpun yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, Senin (11/8/2025).
Dalam pawai budaya yang menjadi salah satu rangkaian acara, kontingen Kalsel tampil mencolok dengan busana adat Banjar berwarna kuning. Mereka membawa bendera berlogo Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, berbaris rapi, dan menampilkan kekayaan seni budaya Banjar kepada masyarakat.
Partisipasi ini merupakan kolaborasi antara Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, UPTD Taman Budaya Kalsel, Badan Penghubung Kalsel, dan Himpunan Ahli Tata Rias Pengantin (HARPI) Melati Kalsel.
Selain pawai, pameran Pekan Budaya Melayu Serumpun digelar selama lima hari, 7–11 Agustus 2025. Pameran tersebut diikuti oleh Rumah Kreatif Banjarmasin, sedangkan kegiatan simposium diikuti oleh Dewan Kesenian Kalimantan Selatan.
Kontingen Kalsel berjumlah 29 orang, terdiri dari perwakilan bidang kebudayaan, taman budaya, seniman madihin, mahasiswa Program Studi Seni Pertunjukan Universitas Lambung Mangkurat, anggota HARPI Melati, Geopark Meratus, Badan Penghubung Jakarta, serta 12 pelajar keturunan Banjar yang menetap di Pekanbaru.
Dalam kesempatan itu, Provinsi Kalsel menampilkan Tari Japin Sigam dan kesenian Madihin. Penampilan tersebut menjadi ajang promosi seni budaya Banjar sekaligus mempererat jejaring kebudayaan antarnegara dan antardaerah yang memiliki akar Melayu, mulai dari Sumatera dan Kalimantan, hingga Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, serta komunitas Melayu di Thailand dan Filipina.
Acara ini turut dihadiri Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon; Sekjen DPD RI Muhammad Iqbal; Ketua I TP PKK Riau Hj. Adrias Hariyanto; Dirjen Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan; Staf Khusus Menteri Rachmanda Primayuda; sejumlah kepala daerah; tokoh adat; serta komunitas seni setempat. (Anang Fadhilah)
