KITAINDONESIASATU.COM – Kecelakaan lalu lintas mengerikan kembali terjadi di ruas Jalan Raya Tirem Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur menewaskan pasangan suami istri, Minggu (6/7/2025) malam pukul 22:30 WIB.
Insiden tagis itu melibatkan bus dan minibus Nisan Grand Livina S1977 WO dan bus PO Jaya Utama L 7775 UV dikemudikan Sundoko yang gagal mendahului kendaraan lain hingga terjadi kecelakaan maut.
Sementara korban diketahu pasangan suami istri atas nama Darusallam (43) dan Siti Handayanik (42) warga Perum Griya Suci Permai (GSP) Blok F2-24, meninggal setelah mobilnya terlibat tabrakan dengan bus.
Sementara penum mobil Nisan Grand Livina yang diketahui seorang anak putra dari korban bernama Hanidya Myeisha Ramadhan (6) selamat dari maut hanya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.
Menurut informasi yang diperoleh mengungkapkan kecelakaan terjadi bermula dari mobil Grand Livina yang kedikendarai satu keluarga suami istri dan seorang anaknya itu melaju di Jalan Raya Pantura Duduksampeyan melaju dari arah Barat ke arah Timur.
Di tengah perjalanan kendaraan yang dikemudikan korban Darusallam hendak mendahului kendaraan dump truk di depannya yang tidak diketahui nomor polisinya dari sisi kiri.
Ketika menyalip dari sisi kiri mobil Grand Livina sempat turun ke bahu jalan dan saat naik ke badan jalan pengemudi tidak bisa menguasai kemudi dengan baik, hingga kemudian oleng ke kanan masuk jalur berlawanan arah.
Nahas saat kendaraan masuk di jalur berlawanan arah secara bersamaan juga melaju bus PO Jaya Utama jurusan Surabaya-Semarang, akibat jarak terlalu dekat, pengemudi Sundoko tak bisa menghindar hingga terjadi tabrakan kedua kendaraan Bus dan Grand Livina itu.
Akibat terjadinya bentudan yang keras menyebabkan Grand Liva berwana putih itu mengalami kerusakan bagian depan mobil hingga menggenjet dan menyebabkan dua pasangan suami istri yang duduk di bangku depan mengalami luka parah langsung dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik.
Namun nyawa kedua pasangan suami istri itu tak bisa diselamatkan hingga akhirnya meninggal dunia setelah mengalami luka-luka berat di bagian tubuh kedua korban.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Aswoko menjelaskan kedua korban meninggal dunia di rumah sakit setelah gagal dilakukan penyelamatan karena kondisi korban mengalami luka-luka yang parah.
Menurut Ipda Aswoko menghimbau kepada para pengguna jalan yang melintas di jalanan agar selalu waspada dan berhati-hati dan mematuhi peratun lalu lintas.
Khususnya pengendara di ruas jalan nasional ini merupakan kawasan arena black spot yang rawan terjadinya kecelakaan, untuk itu para pengguna jalan yang melinas di area ini aga selalu waspada, berkonsentrasi dan berhati-hati agar terhindar dari kecelakaan. **

