KITAINDONESIASATU.COM – Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menanggapi usulan pergantian Gibran Rakabuming Raka dari posisi Wakil Presiden RI. Ia menekankan pentingnya menghormati hasil Pilpres 2024 dan memberikan kesempatan kepada Prabowo Subianto-Gibran untuk membuktikan kinerja mereka.
“Kita telah menyelenggarakan pemilihan umum, Pilpres, Pileg, terpilih, mulai bekerja,” ujar Paloh dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Minggu, 27 April 2025.
Ia menambahkan bahwa persoalan kinerja, apakah kuat atau lemah, baru bisa dinilai setelah mereka bekerja.
Paloh menilai tuntutan Forum Purnawirawan TNI untuk mengganti Gibran kurang tepat, karena hingga kini tidak ada skandal atau pelanggaran yang bisa menjadi dasar pemakzulan.
Sementara itu, Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan mempelajari dan mempertimbangkan delapan poin tuntutan yang disampaikan Forum Purnawirawan TNI.
Wiranto menegaskan bahwa penyampaian tuntutan itu tidak berarti langsung dipenuhi, melainkan akan ditelaah terlebih dahulu.
Forum tersebut sebelumnya menyerahkan surat berisi delapan tuntutan, termasuk penolakan proyek Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Proyek Strategis Nasional (PSN), serta usulan penggantian Wakil Presiden Gibran.
Surat tersebut ditandatangani sejumlah tokoh purnawirawan, di antaranya Jenderal (Purn) Fachrul Razi dan Jenderal (Purn) Try Sutrisno.
