KITAINDONESIASATU.COM – Kabar mengejutkan datang dari industri ritel Indonesia. Jaringan supermarket asal Korea Selatan, GS Supermarket, dikabarkan akan menutup seluruh gerainya di Tanah Air pada akhir bulan Mei 2025. Informasi ini mulai ramai diperbincangkan di media sosial dan kemudian dikonfirmasi oleh sejumlah karyawan gerai GS Supermarket.
Menurut Ketua Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budiharjo Iduansjah, penutupan ini bukan merupakan kebangkrutan, melainkan karena seluruh gerai GS Supermarket telah diakuisisi oleh peritel lain.
“GS tutup semua tokonya, bukan hanya di Bekasi. Tapi semuanya sudah dibeli oleh supermarket lain, jadi bukan langsung tutup, tapi di-take over,” ujarnya saat dihubungi oleh media pada Selasa (6/5/2025).
Pantauan di salah satu gerai GS Supermarket di Mampang, Jakarta Selatan, menunjukkan suasana yang lengang. Meskipun demikian, belum ada tanda-tanda penutupan permanen yang terlihat jelas.
Pihak manajemen GS Supermarket sendiri telah mengeluarkan pengumuman melalui akun media sosial resminya, mengimbau pelanggan untuk segera menggunakan poin belanja yang dimiliki sebelum tanggal 31 Mei 2025, karena setelah tanggal tersebut poin akan hangus.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari pihak GS Supermarket mengenai alasan pasti di balik pengambilalihan ini. Namun, penutupan ini menandai berakhirnya eksistensi salah satu peritel asal Korea Selatan di pasar Indonesia setelah beberapa tahun beroperasi.
Para pelanggan setia GS Supermarket mengungkapkan rasa kecewa atas kabar ini, terutama mengingat produk-produk Korea yang menjadi ciri khas supermarket tersebut. Nasib ratusan karyawan GS Supermarket setelah pengambilalihan ini juga masih belum diketahui secara pasti.



